Tahu Ya’? Ada SIM dan STNK Model Baru. Terbitan Kekaisaran Sunda Nusantara

0
75

Diketahui Mobil Pajero saat Ditilang Polisi, Ternyata SIM dan STNK Terbitan Jendral Negara Kekaisaran Sunda Nusantara

Panjinasional, Jakarta – Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan pengemudi mobil Pajero Sport berwarna hitam.

Polisi juga mengamankan pengemudi bernama Rusdi Karepesina karena tidak membawa dokumen kendaraan dan menggunakan pelat nomor palsu SN 45 RSD berwarna biru di Tol Cawang, Jakarta Timur. dikutip ayojakarta, com. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal mengatakan, mobil Pajero Sport tersebut saat ini sudah diamankan di Polda Metro Jaya.

Kompol Akmal menjelaskan, saat diberhentikan oleh petugas kepolisian, Rusdi Karepesina malah menunjukkan dokumen semacam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diterbitkan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. “Surat kendaraannya tidak ada. Cuma bawa STNK terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara,” ujarnya, Rabu 5 April 2021.

Pada dokumen yang menyerupai STNK dan SIM tersebut tertulis surat kelayakan mengemudi atas nama Rusdi Karepesina. Pada dokumen yang menyerupai SIM tersebut terdapat foto Rusdi berlatar belakang warna hijau, sedangkan pada surat yang menyerupai STNK itu tertulis identitas mobil beserta nomor rangka dan nomor mesin.

Pada Surat STNK itu, tertulis data merek mobil Pajero Sport, tahun pembuatan, isi Slinder, nomor rangka, termasuk nomor mesin. Masa berlaku tahun hingga Februari 2025. Tidak hanya itu, pada surat yang menyerupai SIM tersebut tertulis diterbitkan oleh Negara Kekaisaran Sunda Nusantara, Majelis Agung Sunda Archipelago Sekretaris Jenderal Agung MASA Menteri Senior Ekonomi dan Keuangan.

Kemudian, Polisi menyita Dokumen yang menyerupai STNK milik Rusdi tersebut. Sama seperti kartu yang menyerupai SIM, kartu STNK milik Rusdi juga diterbitkan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara, Majelis Agung Sunda Archipelago Sekretaris Jenderal Agung MASA Menteri Senior Ekonomi dan Keuangan. Namun, STNK tersebut ditandatangani oleh Ahmad Fauzi sebagai Jenderal Pertama TKSN/Imperial Army of Sunda Archipelago.

Karena itu dalam STNK tersebut menjelaskan masa berlaku yaitu seumur hidup dan berlaku secara internasional dengan nomor A-103.091.1.040366.1.,@tim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here