Total 18.715 PNS Teken Petisi THR Kecil, Guru Honorer “Astaghfirullah”?

0
79
Ilustrasi Pegawai PNS

Panjinasional – Ramai-ramai dunia medsos mencerca negatif terhadap para Aparatur Sipil Negara atau ASN dari berbagai daerah di Indonesia merasa kecewa dengan besaran Tunjangan Hari Raya ( THR ) yang diberikan oleh pemerintah tidak sesuai seperti tahun sebelumnya sebelum COVID-19.

Sebab, pada THR 2021 yang diberikan oleh pemerintah hanya gaji pokok (gapok) saja, sedangkan tunjangan kinerja atau tukin itu tidak ada.

Lantaran tak terima dengan upah THR itu, para Pegawai Negeri Sipil atau PNS itu melakukan protes dan turut terlibat dalam memberikan dukungan sebuah petisi online. dikutip dari vivaco.id.

Berdasarkam laman charge.org, Senin, 3 Mei 2021. “THR & Gaji-13 ASN 2021 Lebih Kecil dari UMR Jakarta: Kembalikan Full Seperti Tahun 2019”. Hingga kini, sudah 18.715 yang sudah mengatur petisi tersebut.

Tentunya, jumlah tersebut akan terus bertambah yang menandatangi petisi tentang gaji ASN ke-13 pada tahun ini. Walau sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengonfirmasi komponen tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri untuk Idul Fitri 2021 akan serupa dengan tahun lalu. Dengan demikian, jumlah yang diterima tidak akan penuh seperti sebelum COVID-19.

Ia menerangkan tentang komponen yang diperhitungkan untuk membayar THR bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan aparat keamanan maupun para pensiunannya akan berdasarkan gaji pokok dan tunjangan yang melekat saja, tidak disertai tunjangan kinerja. Tetap memberikan bagi ASN, TNI dan Polri hak mereka untuk dapat THR meski tidak dalam jumlah termasuk tunjangan kinerja, yaitu hanya gaji pokok dan melekat melekat, “tegas Sri secara virtual, Kamis, 29 April 2021.

Sri Mulyani menjelaskan, ini disebabkan Pandemi COVID-19 masih memberikan dampak bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan, sehingga pemerintah masih membutuhkan anggaran untuk memenuhi kebutuhan penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

—–Ini hanya sebagian komentar medsos yang dikutip redaksi dari laman@vivacoid

“Istri saya guru honorer Porsi kerjanya sama Kya PNS, tp gaji cuma 200rb/bulan, THRnya cuma biskuit Kong Guan, sirup Marjan, kopi+gula pasir. Tidak kah kalian merasa beruntung jika dibandingkan dgn nasib para pekerja instansi yg masih honorer wahai bapak ibu PNS…?? Jgn kufurlah”.

“Padahal hanya dikurangi saja tidak Terima.. Coba bandingkan dengan Honorer.. yang tidak dapat THR, tidak dapat Gaji ke-13, tidak dapat Tukin. Pendapatan Honorer buat transport saja gak cukup. Egois memang ASN sekarang. belum lagi jika dibandingkan dengan Nasib buruh”..@timred.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here