DPP AWDI Sambut Positif Komisioner BNSP Membuka Pelatihan Asesor Jurnalistik

0
121

Ada wahana baru di dunia Pers dengan lahirnya para Asesor kompetensi jurnalistik yang nantinya bisa membawa angin segar bahwa akan ada Sertifikasi Kompetensi Wartawan yang berlambang Negara

Panjinasional, Jakarta, Ketua Umum Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI ) sambut baik pernyataan sikap Komisioner Badan Sertifikasi Nasional Profesi yang diwakili Oleh Henny W.Sedyaningsih, dan melarang Dewan Pers Untuk Mengeluarkan Sertifikasi Kompetensi Wartawan.

DPP Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia juga mengapresiasi terbentuknya Lembaga Sertifikasi Profesi Pers Indonesia dibawah BSNP. 

Dengan adanya wadah ini, menjadi angin segar buat ribuan wartawan yang akan mengikuti Asesor Kompetensi Wartawan yang dengan metode Praktis tanpa berbelit belit.

Maka dengan diterapkannya Lembaga Kompetensi Sertifikasi Wartawan oleh Badan Sertifikasi Nasional Profesi (BNSP) ini kedepan dapat memberikan Hal hal positif bagi para pekerja Jurnalis ketika berhadapan dengan Institusi dan hal hal yang menyangkut Aspek Hukum serta Etika Wartawan.

Semoga hal ini dapat diberikan kelancaran buat seluruh Komisioner Penguji BSNP dalam pengabdiannya terhadap kinerja Insan Pers di Indonesia, Demikian Ungkapan Budi Wahyudin Syamsu Ketua Umum Asosiasi Wartawan Demokrasi (AWDI).

Sambutan dan rasa simpati Ketua Umum AWDI adanya Pelatihan Sertifikasi untuk penguji atau disebut Asesor tersebut oleh Gatot Irawan Pimpinan Redaksi Media Panjinasional disambut baik dan menjadikan sebagai petunjuk guna pemahaman wartawan atau pimpinan media yang tergabung di AWDI Jawa Timur bisa bersinergi dengan Lembaga Pers yang sudah memiliki tenaga Asesor, seperti Lembaga SWI ketuanya Dedik Sugianto yang sudah mendapat predikat Asesor oleh LSP. 

Menurut Gatot yang awalnya beberapa tahun lalu sudah ada sinyal bahwa Sertifikasi UKW harusnya ada simbol negara, namun kenapa UKW versi Dewan Pers tidak menggunakan simbol negara.

” Iya…waktu itu saat saya menghadiri konggres Dewan Pers Indonesia di Jakarta, tapi saya masuk hanya mengantar kawan lalu keluar. Sesampai balik di Surabaya saya diskusikan semua tentang lembaga pers yang banyak mendeklarasikan diri dengan tujuan yang sama-sama baik untuk demokrasi pers.  Cuma satu hal kenapa Dewan Pers yang membuat UKW atas nama UU Pers tapi tidak menggunakan Lambang Negara (Garuda), berarti hal tersebut bisa dilakukan oleh lembaga pers lain, disaat itu saya mendorong Mas Dedik Ketua SWI ternyata bisa tembus ke DPI dan saya bersyukur DPI berkolaborasi dengan SPSI menembus ke pihak BSNP dan Alhamdulillah di akui atau tidak terjadilah BSNP membentuk LSP dan mengadakan Sertifikasi Penguji alias Asesor sebagai penguji sertifikasi wartawan” urai Gatot dengan semangat. 

Jadi akhirnya sambung apa yang diinginkan seorang pemerhati insan pers yang sekarang dipercaya menjadi Ketua AWDI Jatim, begitu pula apa langkah yang diamanatkan Ketua Umum AWDI Pusat,  bahwa ada wahana baru di dunia Pers dengan lahirnya para Asesor kompetensi jurnalistik yang nantinya bisa membawa angin segar bahwa akan ada Sertifikasi Kompetensi Wartawan yang berlambang Negara..@timred. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here