Pengetatan Aturan Larangan Mudik 2021, Berikut Ilustrasinya …

0
393

Panjinasional, Jakarta – Satgas Penanggulangan Covid-19 beberapa waktu lalu telah membuat surat edaran tentang Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Pengendalian COVID-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442H dengan nomor 13 tahun 2021 tertanggal 08 April 2021 yang menjelaskan peniadaan/pelarangan mudik lebaran idul fitri berlaku mulai tanggal 6 – 17 Mei 2021.

Dalam Surat edaran tersebut dijelaskan peniadaan mudik untuk sementara bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi darat, kereta api, laut, dan udara lintas kota/kabupaten/provinsi atau negara sebagai upaya pengendalian mobilitas selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Surat edaran tersebut dilakukan Adendum yang di keluarkan per tanggal 21 April 2021 tentang pengaturan pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 -24 Mei 2021).

Dalam Adendum tersebut di jelaskan kembali pengetatan dan pembatasan perjalanan di semua moda transportasi yang ada saat ini. Pengetatan dengan sejumlah persyaratan bagi yang melakukan perjalanan pada tanggal H-14 dan H+7 yang harus dipenuhi bagi siapa saja yang hendak melakukan perjalanan.

Redaksi Panjinasional menyajikan infografis tentang pengetatan dan pembatasan perjalanan yang dihimpun dari berbagai sumber sebagai berikut :

Info Peniadaan Mudik dan Pengetatan perjalanan diatas memberikan gambaran apa yang harus dilakukan bagia siapa saja yang hendak melakukan perjalanan pada masa sebellum dan sesudah peniadaan mudik lebaran tahun ini. **BY**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here