SUKSES, MZK Institute Gelar Pra UKW Batch 5 Via Daring Se-Indonesia

0
34

Ponorogo panjinasional.net – Workshop Pra-UKW Batch 5 digelar melalui Zoom Metting ( dalam jaringan )  oleh MZK Institute, Senin (19/04/2021) Pukul 08.30 WIB yang diikuti kurang lebih 55 peserta tergabung se-Indonesia.

Kegiatan Pra-UKW ini dibawakan langsung oleh Host, Martha Zhahira. SE, dengan pemateri Drs. Agung Santoso.

Adapun materi yang disampaikan oleh Drs Agung Santoso, diantaranya terkait tentang bahwa Uji Kompetensi Wartawan (UKW) harus dimiliki setiap wartawan.

“Kompetensi itu yang terpenting, ikuti Kode Etik Jurnalis dan Aturannya. Itulah bekal anda menjadi wartawan, setiap wartawan itu independen tanpa tekanan.” Ujar Agung dihadapan Zoom Metting kepada semua peserta se Indonesia.

Setiap media tidak haruslah dituntut memiliki Perusahaan, namun yang harus diperhatikan berbadan hukum jelas dan memiliki akte notaris yang selanjutnya memiliki akta Kementerian Hukum dan HAM.

Sebagai seorang wartawan dituntut untuk  belajar sebagai jurnalis dengan komunikatif serta belajarnya selalu Otodidak, pahami 5W + 1H.” Jelasnya.

“Untuk judul berita, itu paling banyak menggunakan 9 kata yang lugas tegas dan langsung, Pra UKW yang dilaksanakan hari ini merupakan pengenalan materi yang akan diujikan dalam Uji Kompetensi Wartawan.  Adapun materi dalam ujian kompetensi sebanyak 12 materi diantaranya; Pengetahuan Umum Tentang Jurnalistik, Sejarah Pers, Hukum Pers, Kode Etik Jurnalistik, Rapat Redaksi, Nilai Berita, Penguasaan Teknologi Informasi dan Analisa Berita, Narasumber, Bahasa Jurnalistik dan Menulis Berita serta Menyunting Berita.

Sesuai dengan Peraturan Dewan Pers. Nomor: 1/Peraturan-DP/II/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan, maka wartawan harus mengikuti Uji Kompetensi. Sebelum pelaksanaan UKW, kepada para wartawan diberikan pembekalan materi pengetahuan Jurnalistik dan segala peraturannya.

Jenjang Uji Kompetensi Wartawan (UKW) terdiri dari: Wartawan Muda, Wartawan Madya dan Wartawan Utama.  Masing-masing jenjang tersebut, ditempuh sesuai dengan masa tugas sebagai wartawan.

“Sehebat apapun wartawan bisa menulis, etika harus tetap berada paling depan sebagai pilar utama kehidupan, karena wartawan dalam memperoleh informasi dan menulis berita dituntut sebuah kejujuran dan independen , ” tegas Agung. Acara berakhir pukul 11.15 Wib berjalan sukses dan lancar. (Ujang RI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here