Lima Orang Pejabat PDAM Gresik Diperiksa KPK, Salah Satunya Dirut PDAM

0
115

Surabaya, www.panjinasional.net – Sejumlah Pejabat Perusahaan Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proyek Milyaran di Daerah Driyorejo. Gresik.

Dari informasi yang di dapat, ada 12 orang yang di paanggil dan diperiksa di dua tempat yang berbeda. Satu  tempat Pemeriksaan di Badan Pemeriksaan Keuangan Propinsi (BPKP) Jawa Timur dan lokasi satunya berada di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Awak media Panjinasional sejak pagi memantau gedung Kejaksaan tinggi (Kejati) Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani 54 Surabaya

Menurut sumber terpercaya di Kejati Jatim, ada sekitar 5 orang pejabat yang datang dari PDAM Gresik, dan salah satunya perempuan.

“ benar tadi ada lima orang dari PDAM Gresik yang masuk di ruang Pidsus, yang salah satunya perempuan “ Kata dia yang minta namanya dirahasiakan. Selasa (30//3/21)

Untuk memastikan panjinasional menunjukkan foto Direktur Utama (Dirut) PDAM Siti Aminatus Zariyah, dan memang betul itu orangnya.

“iya betul yang perempuan sama dengan yang di foto ini” jelasnya.

Siti Aminatus Zariyah adalah Direktur Utama (Dirut) yang masih aktif menjabat. Selain Dirut dan sejumlah jajaran yang masih aktif menjabat, sejumlah nama petinggi PDAM lainnya juga dikabarkan ikut diperiksa.

Kelima pejabat tersebut keluar dari Kantor Kejati Jatim sekitar pukul 16,15 wib setelah menjalani pemeriksaan sejak sekitar pukul 10.00 wib pagi

Saat di konfirmasi terkait adanya informasi Dirut PDAM Siti Aminatus Zariyah diperiksa KPK,

Saat dikonfirmasi terkait pemeriksaan tersebut, Humas PDAM Gresik M. Ismail mengatakan dirinya tidak berwenang memberikan keterangan, silakan tanya ke Dirut langsung.

“untuk masalah ini langsung saja tanya ke bu Dirut, saya tidak diberi kewenangan menjawab” kata Ismail saat di konfirmasi via telepon selulernya, selasa malam (30/3/21)  

Mantan Dirut PDAM Muhammad yang kini menjabat Ketua Komisi IV DPRD Gresik juga disebut-sebut diperiksa. Tetapi, Muhammad membantah telah diperiksa oleh KPK. Ia mengaku tidak tahu menahu dan sedang mengikuti Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati.

“Saya tidak tahu mas, tadi saya ikut LKPJ Bupati. Kalau terkait PDAM sampeyan tanya pihak PDAM langsung,” terangnya.

Diketahui sebelumnya pemeriksaan tersebut terkait laporan dugaan korupsi anggaran kerjasama PDAM dengan dua rekanan investor sejak tahun 2012 untuk membangun proyek di kawasan Driyorejo, pada September 2015 lalu oleh Chris Hadisusanto salah satu pensiunan PDAM.

Rekanan pertama adalah PT Dewata Bangun Tirta (DBT). Perusahaan ini membangun proyek instalasi pengolahan air di Legundi, Driyorejo dengan investasi sebesar Rp 46 miliar.

Rekanan kedua adalah PT Drupadi Agung Lestari (DAL). Perusahaan ini membangun proyek rehabilitation operation transfer di Krikilan, Driyorejo dengan investasi sebesar Rp 86 miliar. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here