Gerakan Pemuda Desa Duko Ikut Tolak Tambang Fosfat

0
68

Sumenep, www.panjinasional.net – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Desa Duko (GARDU), ikut menolak proyeksi pertambangan Fosfat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Penolakan para pemuda desa tersebut dilakukan dengan mengagas peduli rakyat sekitar.

Ketua Gerakan Pemuda Desa Duko (GARDU) Obib Anshori mengatakan,  penolakan tambang Fosfat ini merupakan bagian dari GARDU sebagai edintitas gerakan, untuk mengalang solidaritas rakyat Kabupaten Sumenep agar ikut menyuarakan penolakan tambang fosfat di Kabupaten Sumenep

“Membangun solidaritas agar masyarakat mengerti tentang bahayanya pertambangan fosfat,” terang Obib Anshori, Minggu (14/3/2021)

Dikatakan Obib Anshori, beberapa dampak jika pertambangan fosfat dilaksanakan akan membutuhkan lahan yang tidak sedikit sehingga terjadi alih fungsi lahan pertanian secara besar-besaran. Karena lahan merupakan mata pencarian masyarakat Sumenep untuk bercocok tanam. Jika hal ini sampai dilakukan, menurutnya akan banyak masyarakat yang akan menjadi penganguran.

Disamping itu juga tambang fosfat akan meyebabkan ekologi, perampasan ruang hidup masyarakat akibat pertambangan tersebut.

Lebih lanjut Obib Anshori mengatakan, kalau dilihat dari ekplorasi pertambangan fosfad ini akan menghancurkan serapan air dari perbatuan kars. Karena titik lokasi penambangan fosfat berada di kawasan batu karst yang masuk pada kawasan lindung nasional, sebagaimana termaktub dalam peraturan menteri energi dan sumber daya mineral, nomor 17 tahun 2012, Bab III mengenai status dan kriteria. Karena mengingat salah satu fungsinya sebagai tangki air untuk menyimpan agar ketersediaan tetap terjaga dan tidak kekeringan.

“Untuk itu Gerakan Pemuda Desa Duko (GARDU) mengutuk keras para proyeksi penambangan fosfat di Kabupaten Sumenep” pungkas Obib degan tegas.@ (bas/qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here