Ormas Tionghoa Bagikan Jutaan Ton Beras dan Masker untuk Korban Covid

0
10
Para tokoh ormas Tionghoa berfoto bersama dengan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi usai audiensi di Mapolda Jateng Selasa 2 Maret 2021 lalu.

Semarang. Panjinasional.net – Masyarakat terdampak Covid 19 dan korban bencana alam bisa merasa sedikit lega karena akan mendapat bantuan beras dan masker. Bantuan tersebut berasal dari  Organisasi Komunitas Tionghoa Indonesia yang secara menyeluruh dipelopori Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Budha Tzu Chi, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Permabudhi Waisaka Murti dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI). 

“Bantuan 1 juta ton beras dan 20 juta masker yang didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia ini merupakan rangkaian kegiatan Imlek 2021 sebagai bentuk kepedulian masyarakat Tionghoa terhadap korban Covid-19. Sekaligus mewujudkan bhakti kepada NKRI. Maka Tema yang diusung pada Imlek Nasional 2021, untukmu negeri kami berbakti dan peduli,” jelas Ketua PITI Jawa Tengah KH Iskandar Chang dalam rilisnya yang diterima panjinasional.net, Sabtu (6/3/2021). 

Untuk kelancaran bhakti sosial tersebut David Herman Jaya dari Budha Tzu Chi yang juga Ketua DPP PSMTI bersama Dr Imam Budiwiyono, Iskandar Chang (PITI), Siauw Oeyanto Kinjaya/ Waisaka Murti (Permabudhi),  Gouw Andy Siswanto (INTI) beraudiensi dengan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (2/3/2020). 

KH Iskandar Chang yang juga Ketua Komisi Ekonomi MUI Jawa Tengah, ini menjelaskan sumber dana yang dikumpulkan oleh komunitas Tionghoa berasal dari para pengusaha nasional. Diwujudkan   dalam bentuk pembagian beras dan masker, di seluruh Indonesia sebanyak satu juta ton beras dan 20 juta masker. Provinsi Jawa Tengah dan DIY mendapatkan jatah 2000 ton beras dibuat tiap packing @10 Kg dan empat juta masker.  

Distribusi untuk skala nasional sudah berjalan, sedangkan untuk wilayah Jateng dan DIY baru dijalankan awal Maret hingga Juni 2021, bekerja sama dengan TNI dan Polri. Pembagiannya per karesidenan, ada 6 karesidenan di Jateng serta 5 kabupaten dan kota di DIY. 

Adapun para kordinator, wilayah koordinator DIY Ny Ellyn Subiyanti (PSMTI DIY), Koordinator Semarang dan Salatiga Ny Dewi Susilo Budiharjo (PSMTI Jateng), Koordinator Karesidenan Solo  Dr Imam Budiwiyono (Budha Tzu Chi), Koordinator Karesidenan Pati Waisaka Murti (PERMABUDHI), Koordinator Karesidenan Pekalongan Gau Andi Siswanto (INTI), Koordinator Karesidenan Banyumas Iskandar Chang (PITI) serta Koordinator Karesidenan Kedu David Herman Jaya (Budha Tzu Chi).

David Herman Jaya dari Budha Tzu Chi yang juga Ketua DPP PSMTI selaku koordinator Jawa Tengah menjelaskan, Baksos ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terimbas bencana banjir dan dari pandemi Covid-19.

“Saya berharapkan bantuan ini dapat terdistribusi secara baik di 35 kota dan kabupaten se Jawa Tengah dan 5 Kabupaten di Yogyakarta. Kami juga berharap para relawan terlebih dulu divaksin untuk lebih meyakinkan dalam melaksanakan tugas lapangan. Untuk vaksinasi kami minta difasilitasi oleh pemkot ataupun pemkab setempat,” kata David Herman.(Mim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here