Momentum Deklarasi Komisi Pemberantasan Mafia Hukum, Jubir Korban Penipuan Oknum Pegawai BRI Pamekasan Angkat Bicara

0
18
Juber korban penipuan Bank BRI Pamekasan Fahmi Katili dan Basri aktivis Pamekasan.

PAMEKASAN, PANJNASONAL – Belum ada titik jelas penyelesaian terkait kasus penipuan yang di lakukan oleh oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Kabupaten Pamekasan. Membuktikan lambannya penanganan pihak aparat dan pihak Bank BRI dan terkesan di biarkan. 

Seperti yang diungkapkan, Fahmi katili sebagai jubir korban penipuan oknum Bank BRI Pamekasan, yang menyayangkan kasus ini belum ada kepastian. 

Menurutnya, Dalam momentum Deklarasi Komnas Pemberantasan Mafia Hukum, Fahmi berharap kasus ini bisa menemukan titik terang. 

“Kami berharap kepada Komnas Pemberantasan Mafia Hukum yang di nahkodai oleh Habib Muannas Al-Aidid, agar kasus di Pamekasan berkaitan dengan dugaan penipuan yang di lakukan oleh oknom BRI bisa terselesaikan dan menjadi atensi,” harap Fahmi saat ditemui di salah satu cafe. Jumat (26/02/21). 

Senada dengan apa yang di sampaikan jubir korban, Basri yang merupakan aktivis pamekasan juga minta usut tuntas kasus tersebut hingga ada titik terang

“Tentunya kami minta kepada pihak penegak hukum tidak main-main dalam penanganan kasus yang merugikan masyarakat madura, terutama di Pamekasan (kasus bank BRI),” ucap Ibas nama akrab Basri yang sering menyuarakan kepentingan rakyat di Bumi Gerbang Salam. 

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, para korban penipuan oknum Bank BRI yang sudah berjalan 6 bulan dan sudah beberapa kali melakukan audiensi serta aksi demonstrasi ke Bank BRI dan Polres Pamekasan berkaitan dengan kasus penipuan yang merugikan masyarakat sekitar Rp 8,4 M. (put). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here