BUPATI BADDRUT TAMAM MENERIMA KAJIAN AKADEMIK TENTANG PEMEKARAN KABUPATEN PAMEKASAN

0
24
Baddrut Tamam saat menerima kajian akademik pemekaran kabupaten Pamekasan di Peringgitan Dalam Mandhapah Agung Ronggosukowati.

Panjinasional, Pamekasan – Bupati Pamekasan H. Baddrut Taman menerima Kajian Akademik pemekaran Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dari Civitas Akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura dan Universitas Madura (UNIRA) di Peringgitan dalam Mandhapah Agung Ronggosukowati. Rabu (17/02/21). 

Salah satu upaya persiapan pembentukan Provinsi Madura secara administratif utama adalah pemekaran di kabupaten Pamekasan. 

Naskah akademik itu diserahkan langsung oleh Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim dan Rektor UNIRA, Rizqina kepada Baddrut Tamam yang juga disaksikan oleh Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman, didampingi perwakilan Rektor Universitas se-Madura dan juga, Ketua Panitia Nasional Pembentukan Provinsi Madura, Ahmad Zaini. Serta beberapa tokoh masyarakat Pamekasan dan sejumlah perwakilan ulama Madura juga.

“Hari ini saya menerima naskah akademik kajian pemekaran Pamekasan dari perwakilan rektor perguruan tinggi se-Madura serta beberapa akademisi di Madura yang dimotori oleh IAIN Madura dan Unira” ujar Baddrut Tamam setelah selesai acara penerimaan naskah akademik pemekaran tersebut. 

Pihaknya menyampaikan terimakasih yang sedalam-dalamnya atas kajian ini. Berbagai pemikiran, rekomendasi dari kajian itu akan kita telaah secara detail dan rinci lebih lanjut.

“Baru kemudian kita diskusikan dan konsultasikan dengan pemerintahan di atas kita, yakni pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” pungkasnya.

Secara khusus politisi PKB tersebut, menyampaikan bahwa Madura ini perlu utuh dalam sudut pandang geografis, etos, semangat dan kebudayaan. sehingga kearifan lokal masyarakat setempat tetap kaan terjaga meski nantinya akan berubah menjadi Provinsi Madura. 

Sedangkan Pengarah Penyusun Naskah Akademik Pemekaran Wilayah Pamekasan, yang juga Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim mengatakan, Pemekaran Wilayah Pamekasan dapat diterapkan dengan membagi wilayah Kota Pamekasan dan Kabupaten Pamekasan.

Sedangkan Plot untuk Kota Pamekasan bisa meliputi lima kecamatan, yakni, Kecamatan Pamekasan, Pademawu, Larangan, Tlanakan, dan Galis.

Sementara ITU, Plot untuk Kabupaten Pamekasan meliputi delapan kecamatan yakni, Kecamatan Proppo, Waru, Kadur, Pasean, Batumarmar, Pegantenan, Pakong dan Palengaan.

Saran pria yang akrab disapa Kosim ini, Kecamatan Pamekasan bisa dijadikan sebagai Pusat Pemerintahan Kota Pamekasan. Sedangkan Kecamatan Waru bisa dijadikan sebagai pusat Pemerintahan Kabupaten Pamekasan. (ADV). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here