Polemik FKPQ-TPQ Terjawab Atas Pengesahan FKPQ Indonesia. Sukarno Mendapat Tugas Khusus Jabat Ketua DPC Masa Bakti 2021-2026

0
578
Sukarno diapit Bambang Suroso Pengawas DPC, dan KH Candra Sailendra Pengawas DPP FKPQ Indonesia

Sidoarjo, www.panjinasional.net : Setelah muncul polemik kepengurusan FKPQ-TPQ Kabupaten Sidoarjo pada acara Raker 31 Oktober – 01Nopember 2020 di Villa Puncak Pacet Resort Mojokerto. Hingga munculnya informasi permasalahan yang tidak bisa diselesaikan disebabkan adanya perpecahan pengurus dan terindikasi dugaan tidak profesional yang telah dilakukan oleh pihak Pembina Cabang Sidoarjo hingga keterlibatan pejabat tingkat Kanwil Jawa Timur yang diduga memaksakan masuknya Pembina yang sudah keluar untuk masuk kembali menduduki jabatan sebagai Pembina guna menguasai Forum Raker.

Lampiran Surat khusus dari DPP FKPQ Indonesia

Sukarno mendatangi Kantor Berita Media Panjinasional, menceritakan, bagaimana saat berlangsungnya acara Rapat Kerja (Raker) yang diselenggarakan FKPQ-TPQ di Villa Puncak Pacet Resort Mojokerto tidak berjalan secara mulus, disebabkan adanya hambatan oleh pihak pihak yang ingin menyingkirkan Sukarno menduduki penyelenggaraan Raker DPC FKPQ Sidoarjo.

Langkah independensi Redaksi Panjinasional setelah menerima keluhan Sukarno maka dilakukan Konfirmasi terhadap beberapa pejabat, Pembina dan pengawas di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo dan Kanwil Jawa Timur untuk mendapatkan kebenarannya. Namun ada beberapa pihak yang membantah adanya pengakuan Sukarno, bahkan seseorang pejabat di Kanwil Kemenag Jawa Timur mengatakan akan melakukan langkah hukum terhadap Sukarno yang masih menjabat sebagai Ketua FKPQ-TPQ kabupaten Sidoarjo.

Atas peluncuran konfirmasi terhadap Kepala Kemenag Kanwil Jatim tidak menjawab alias tidak memberikan klarifikasi, namun ada seseorang mengaku sebagai Biro Hukum PWI Jawa Timur mewakili Kakanwil Kemenag menelpon redaksi pada 15/12/2020 malam, dengan mengatakan kalau Sukarno sudah dipecat, dan apa yang disampaikan Sukarno kepada Panjinasional atas terjadinya permasalahan pada Rapat Kerja FKPQ-TPQ di Villa Puncak Pacet Resort Mojokerto tidak berjalan semuanya tidak benar, sehingga hal tersebut akan dilakukan proses hukum terhadap Sukarno. Namun demikian hingga saat ini belum ada yang melaporkan Sukarno.

Media Panjinasional setelah menerima klarifikasi melalui kontak handpon maupun Whashap (WA) dari pihak terkait kemudian di klarifikasikan kembali kepada Sukarno, sebagaimana bentuk independensi berdasar etika jurnalistik, bahwa media tidak berpihak alias berlaku independen.

Dari semua jawaban pihak-pihak yang terkait masalah FKPQ-TPQ dan semua pihak-pihak yang di konfirmasi melakukan bantahan secara tegas, tapi Sukarno tidak bergeming dan selanjutnya bergerak ke Jakarta untuk memastikan kelanjutan organisasi FKPQ yang ada di pusat dan diputuskan oleh DPP agar Sukarno tetap harus melajutkan tugas tugas sosial FKPQ sebagai pembinaan dan penyalur bantuan terhadap guru, pesantren ditingkat desa, kecamatan se kabupaten Sidoarjo.

Setelah menunggu proses, hingga saat ini Sukarno sudah mendapatkan SK secara sah dari Forum Komunikasi Pendidikan AlQuran (FKPQ) Indonesia sebagai Ketua FKPQ Indonesia Cabang Sidoarjo dan menjalankan Tugas Khusus dari Jajaran DPP FKPQ Indonesia untuk Kabupaten Sidoarjo.

“FKPQ berbadan hukum Perkumpulan, bukan Yayasan” kata Sukarno kepada awak Panjinasional didampingi Gus Candra atau KH.Candra Sailendra sebagai Pengawas DPP FKPQ Indonesia.

Dalam kesempatan itu KH.Candra Sailendra atau lebih akrab dipanggil Gus Candra menyampaikan “Sekarang Pak Karno tidak lagi terikat dengan Yayasan FKPQ-TPQ, namun sudah mendapat mandat dan Tugas Khusus dari DPP FKPQ Indonesia untuk melanjutkan tugas pembinaan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan sebagaimana SKB Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri tahun 1082 nomor 128 tentang usaha peningkatan baca tulis Alquran bagi umat islam dalam sehari-hari. Hal tersebut sesuai Surat Putusan dan Tugas Khusus DPP FKPQ Indonesia” ujar Gus Chandra.

Sedangkan Bambang Suroso secara singkat menyampaikan tugasnya mengawal dan mengawasi Ketua DPC FKPQ Indonesia, berdasar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Perkumpulan Forum Komunikasi Pendidikan AlQuran Indonesia (FKPQ Indonesia),.@tim..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here