Hasil Evaluasi PPKM Mikro Tahap 1 Kota Batu Alami Lonjakan Pasien Konfirm

0
42

Panjinasional, Batu :  Berdasarkan Intruksi mendagri Nomor 3 Tahun 2021, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Saat ini, PPKM mikro 1 yang di laksanakan pada 9 hingga 22 Februari 2021 sudah selesai di laksanakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur, dengan daerah prioritas Malang Raya, Surabaya Raya, dan Madiun Raya.

Setelah pemberlakuaan PPKM Mikro tahap I ini, Pemprov Jatim menggelar rapat evaluasi secara virtual bersama Kepala Daerah dan Forkopimda Jawa Timur. 

Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko M.Su mengikuti rapat evaluasi di Ruang Rapat Utama Balaikota Among Tani. Selasa (23/02/2021) siang.

Wali Kota Batu Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si melaporkan bahwa selama dua pekan penerapan PPKM Mikro di Kota Batu sudah selesai dilaksanakan, namun angka pasien terkonfirmasi positif meningkat. 

Data sebaran Covid-19 Kota Batu per 22 Februari 2021 ada 10 penambahan kasus. Sepanjang bulan Februari hampir setiap hari ada 1 hingga 2 pasien positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal, dengan rentang usia diatas 50 tahun.

” Hari terakhir PPKM Mikro, angka konfirm positif Covid-19 di Kota Batu mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang bekerja ke luar kota dan menggelar hajatan “. ucapnya. 

Sebenarnya pemerintah Kota Batu juga telah mengantisipasi, dengan memberikan himbauan kepada masyarakat yang menggelar hajatan untuk meminimalkan jumlah undangan dan kerumunan.

” Namun, peningkatan kasus tetap terjadi, hal ini dikarenakan banyak keluarga yang bersangkutan datang dari luar kota “.  

Terkait Dana Desa (DD), sebagian sudah dicairkan dan sebagian lagi masih terkendala beberapa hal.

” Adapun kendalanya yaitu Desa yang belum masuk KPKN dan adanya kepala desa yang meninggal dunia “. jelasnya. 

Sementara itu, Kasdam V Brawijaya, Suharyanto, mengatakan bahwa penambahan kasus konfirm yang terjadi di Kota Batu harus menjadi evaluasi bersama agar tidak terjadi lonjakan lagi.  

” Penambahan ini perlu diwaspadai bersama. Salah satu tujuan kegiatan PPKM Mikro adalah mengurangi mobilitas. Hal ini menjadi evaluasi dan perhatian bersama, agar tidak memunculkan cluster baru “. jelasnya. (Er.sb.Kominfobatu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here