Inisiasi Volunteer LBH Malang “Nikah Siri Antara Solusi & Birahi”

0
48

Panjinasional, Batu : Inisiasi volunteer LBH Malang dengan mengangkat tema Nikah Siri dalam perspektif hukum dan sosial dengan judul ” Nikah Siri antara Solusi & Birahi ” bertempat di balai desa Pesanggrahan kota Batu. Sabtu (20/02/2021).

Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di kota Batu ini, menghadirkan beberapa nara sumber yang berkompeten antara lain dari Universitas Merdeka Malang dan UNISMA diantaranya DR. Indrawati, S.H., M.Hum, Khotbatul Laila, S.H., M.Hum, DR. Kadek Wiwik Indrayanti, S.H., M.Sc, M.Fahrudin Andriyansyah, Amd., S.H., M.H.

Adapun para peserta yang hadir merupakan pengurus atau kader PKK, Forum Anak Pesanggrahan ( Foras ) dan tokoh masyarakat.

Dalam pembukaan kegiatan ini, kepala Desa Pesanggrahan Imam Wahyudi menyampaikan rasa terima kasih atas diselenggarakan giat ini diwilayahnya.

” Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada rekan – rekan LBH Malang selaku penyelenggara, meskipun didalam data yang masuk di kami terkait kasus seperti pernikahan siri amat jarang namun fakta dilapangan lain. 

Hal ini di buktikan para peserta yang sangat antusias dalam menyampaikan pertanyaan yang mana hal – hal yang ditanyakan itu merupakan kejadian yang dialami “. jelasnya.

Ketua LBH Malang Andi Rachmanto, S.H menyampaikan bahwasanya giat yang di inisiasi oleh adek – adek Volunteer di LBH Malang ini merupakan upaya prefentif untuk menekan perkara – perkara yang timbul akibat nikah siri.

” Kegiatan ini dilaksanakan karena melihat banyaknya jumlah perkara yang timbul di masyarakat terkait seputar nikah siri.

Mulai yang memakai dalih nikah siri, namun setelah perempuannya  mengandung ditinggalkan. 

Selain itu, juga dengan melihat tingginya angka perceraian di Malang Raya yang salah satu penyebabnya karena suami telah nikah siri tanpa sepengetahuan istri sahnya”. jelasnya.

Ditambahkan bahwa LBH merupakan tempatnya perkara – perkara yang mayoritas masyarakat awam (kecil – red) sebagai korban, dan terkait perlindungan perempuan di LBH Malang juga terdapat divisi PPA (Perlindungan Perempuan & Anak).

” Bagi masyarakat yang terjerat masalah hukum jangan segan untuk datang ke LBH, bagi ibu – ibu atau perempuan sebagai korban atau pelapor nantinya akan dilayani divisi PPA yang didalamnya berisikan para ‘Srikandi LBH’ (Yuli Alifiyah, S.H., M.Hum, RR.Mahardika Prastiti, S.H, Selvi Wisuda, S.H., M.H, dan Roihatu Janah, S.H.).

Untuk anak korban penelantaran, silahkan bisa dibawa ke LBH, nantinya akan diupayakan beasiswa pendidikan yang mana ini wujud kerjasama LBH Malang & YASA “. jelasnya. 

Andi Rahmanto juga mengucapkan  terima kasih kepada semua fihak yang telah mendukung sukses terlaksananya kegiatan ini.

” Kami ucapkan terima kasih kepada semua fihak terutama Pemerintah desa Pesanggrahan, Hill House Batu, Batu Love Garden ( Baloga ), dan Yayasan Amal Sosial Ash Shohwah (YASA). imbuhnya. (team).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here