LPM SURAMADU Berikan Bantuan Sembako ke Korban Tanah Longsor dan Banjir Nganjuk

0
110

Nganjuk, www.panjinasional.net Pemberangkatan Satu Unit Mobil PickUp bermuatan Sembako dan Pakaian dari Markas LPM SURAMADU Jl.Tambak dalam baru 1B Kelurahan Asem Rowo, Kecamatan Asemrowo, sekira pukul 08.00 Wib, untuk membantu Warga terdampak bencana longsor, tepatnya di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk.19/02/2021.

Setibanya di lokasi rombongan LPM Suramadu disambut  hangat oleh Bupati Nganjuk, H Novi Rahman Hidayat, S.sos, M.M., yang tengah bersamaan mengunjungi warga terdampak.

Setelah menyempatkan diri foto bersama tim LPM Suramadu Bupati juga memberikan sambutan, setelah itu mengajak ibadah sholat Jum’at di Masjid.

Terimakasih kami ucapkan kepada LPM Suramadu yang telah membantu dan berempati pada warga yang tertimpa musibah pungkasnya.

Bukan hal mudah bagi tim LPM Suramadu untuk sampai ke lokasi, karena harus melewati beberapa pos penjagaan dengan birokrasi yang berbelit-belit.

Berkat kerjasama yang solid antara LPM Suramadu dengan pihak instansi setempat, akhirnya rombongan tiba di kantor Kepala Desa Ngetos dengan pengawalan dari tim desa setempat.

Penyerahan bantuan kemanusiaan diserahkan langsung oleh ketua umum LPM Suramadu sekaligus Dirut PT. MNJ (Metatu Nusantara Jaya) H Abdul Rohim, didampingi wakil ketua umum, H Hasan Paola, S.H., Sekjend LPM Suramadu, H Lukman Hakim, S.H., dan Khoirul Wagik, bendahara, di kediaman Kepala Desa Ngetos, Warno. Jumat, 19/02/2021.

“Semoga bantuan dari kami, LPM Suramadu t3pat sasaran sehingga bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang di sini,” ujar H Abdul Rohim saat penyerahan secara simbolis berlangsung.

Dalam suasana haru, Warno selaku kepala desa Ngetos mengungkapkan, bantuan dari LPM Suramadu sangat membantu warga nya yang terdampak longsor.

Ucapan Terimakasih kami sampaikan kepada LPM SURAMADU bantuan ini sangat membantu warga kami, dan untuk bantuan berupa uang tunai ini akan kita gunakan untuk kebutuhan jangka panjang Warganya yang kemungkinan besar biaa digunakan untuk membangun trmpat tinggal baru bagi warga aaya, ujar Kades Warno.

Seperti yang diberitakan sebelumnya ada sekitar 135 jiwa dari 33 KK ( kepala keluarga ) di Dusun Selopuro yang terkena tanah longsor. Informasi terkini korban keseluruhan 18 orang dan semuanya sudah berhasil di evakuasi oleh Tim Basarnas. (Bang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here