Kapolsek Yuni Purwanti Pesta Sabu di Hotel. Ditangkap Bersama 11 Anak Buahnya

0
915

Panjinasional, JawaBarat – Kapolsek Wanita Astanaanyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, bersama belasan anggota Polri yang merupakan anak buahnya ditangkap di sebuah hotel di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (16/2/2021).

Kompol Yuni Purwanti, Kapolsek Astanaanyar, menjadi sorotan setelah ditangkap Propam Mabes Polri dan Propam Polda Jabar. Kompol Yuni diduga terlibat kasus narkoba bersama 11 anggota lainnya

Saat pesta itulah mereka ditangkap petugas Propam gabungan dari Mabes Polri dan Polda Jabar karena diduga menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan total ada 12 anggota polisi yang ditangkap oleh tim gabungan Mabes Polri dan Polda Jabar.

“Totalnya ada 12 orang (anggota Polri). Termasuk kapolseknya. Sekarang sedang diamankan Propam Polda Jabar,” kata Erdi di Mapolda Jabar pada Rabu (17/2/2021), seperti dikutip dari TribunJabar.com.

Erdi mengatakan, saat ini Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni bersama belasan anggota polisi lainnya tengah diperiksa tim Propam gabungan tersebut.

Semua yang diamankan, juga sudah dites urine. Adapun hasilnya positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Termasuk Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni.kata Erdi

“Dari pemeriksaan cek urine yang dilakukan beberapa orang di antaranya ada yang positif. Kapolseknya positif,” kata Erdi.

Selain menangkap belasan anggota polisi, Tim Propam juga mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat tujuh gram dari salah seorang anggota.

Dari penemuan itu, kemudian dilakukan pengembangan hingga ke belasan personel lainnya. “Kasusnya ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar karena memang ada barang buktinya,” ujarnya.

Terkait kasus tersebut, Erdi mengingatkan, tentang amanat Kapolda Jabar Irjen Achmad Dofiri tentang ketegasan pimpinan jika ada anggotanya yang melakukan pelanggaran hingga tindak pidana.

“Pimpinan sudah berkomitmen, siapapun yang melanggar terutama masalah narkoba, akan ditindak dengan tegas dan sangat keras,” ucap Erdi. “Mereka yang terlibat ancaman sanksinya penurunan pangkat hingga dipecat.”

Meskipun pimpinan Polsek Astananyar tengah diamankan, Erdi memastikan pelayanan publik di Polsek Astanaanyar seperti pembuatan SKCK tetap berjalan.

“Masih berjalan karena roda pelayanan harus terus berjalan, sistem sudah berjalan walaupun ada yang tidak hadir, sakit dan sebagainya, namun pelayanan tetap harus jalan, kan ada wakil dan personel lainnya,” ujar Erdi menambahkan. 

Sebelumnya, belasan oknum anggota Polsek Astanaanyar yang diamankan Propam Polda Jabar karena dugaan penggunaan narkoba terungkap berkat laporan masyarakat.

Laporan dari masyarakat tersebut kali pertama sampai ke Propam Mabes Polri. Dari situlah kemudian diteruskan kepada Propam Polda Jabar.

“Yang jelas memang ada anggota Polsek Astanaanyar yang diamankan terkait diduga menyalahgunakan narkoba,” ujar Erdi.

“Kemudian Propam Mabes Polri menyampaikan ke Propam Polda Jabar.”

Petugas gabungan Mabes Polri dan Polda Jabar langsung bergerak menuju Polsek Astanaanyar untuk mencari beberapa orang yang sudah dicurigai. “Setelah itu, ada 12 anggota diamankan termasuk Kapolsek Astanaanyar,” ucap Erdi.

Dari penangkapan itu, propam kemudian melakukan tes urine pada mereka yang dicurigai dan hasilnya positif narkoba@tim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here