RSUD Abuya Kangean Masih Belum Ada Dokter Spesialis Dasar,?

0
61
Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim saat meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya Kangean 16/09/2020.

Sumenep, www.panjinasional.net Keluarnya Izin Operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih menjadi sorotan publik.

BACA: https://panjinasional.net/2021/01/30/proses-penerbitan-izin-operasional-rsud-abuya-kangean-tidak-prosedural/

BACA: https://panjinasional.net/2021/02/03/izin-operasional-rsud-abuya-kangean-potensi-cacat-hukum/

Sebab keluarnya Izin Operasional Rumah Sakit tersebut tanpa melalui proses pengajuan dari Direktur/Pimpinan Rumah Sakit. Dan juga belum ada Struktur Organisasi di Rumah Sakit tersebut.

Namun nampaknya bukan hanya itu. Pasalnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya Kangean tersebut juga masih belum ada dokter spesialis dasar?. 

Masih belum ada dokter spesialis dasar di Rumah Sakit tersebut mulai tidak dinafsihkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Moh. Nur Insan, S., Kep, M., Kes, mengatakan, yang masih belum dokter spesialis. ” Empat spesialis dasar, mulai dari anak, bedah, kandungan dan penyakit dalam,” kata Kabid SDK Dinkes Sumenep, Moh. Nur Insan, S. Kep. M. Kes, saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis lalu 27 Januari 2020.

Menurut, Nur Insan, empat spesialis masih belum, dalam proses pengajuan ke Provinsi. Bagaimana supaya kita dapat dokter Spesialis itu. ” Tapi itu pun, masih terkait dengan anggaran,” imbuhnya.

Karena kata dia setelah saya coba telusur ketempat-tempat yang lain seperti bawaen itu. Itu enggak ada bayaran 30 juta untuk dokter spesialis, per bulan 50.

” Kalau kita butuh empat spesialis berarti 200 juta dalam satu bulan kita ngeluarkan jasa untuk spesialis,” tandasnya.@Qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here