Resmikan Gedung Wisata Arsip. Bupati Sumenep: Betapa Pentingnya Dokumen Yang Harus Diamankan

0
43

Sumenep, www.panjinasional.net – Bupati Sumenep, DR. KH. A. Busyro Karim, M. Si, meresmikan Gedung Wisata Arsip Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa 16 Februari 2021.

Kegiatan peresmian gedung wisata arsip tersebut dihadiri sejumlah Pimpinan OPD dan juga Kepala Bagian (Kabag) Setda Kabupaten Sumenep.

Bupati Busyro Karim, Dalam sambutannya menyampaikan, betapa penting arsip dan betapa pentingnya dokumen-dokumen yang memang harus diamankan. Seandainya kata Bupati tidak ada Alqur’an mungkin kita tidak akan pernah tau bahwasanya dulu itu ada Nabi Idris, bahwasanya ada Nabi Nuh atau Nabi hidir dari mana kita tau seandainya tidak ada. Dibicarakan dalam Alqur’an. 

” Itu satu contoh betapa pentingnya arsip itu, dokumen itu. Karena akan putus sejarah itu, ketika kita ini tidak bisa menyimpan apa, semua arsip yang ada,” ujar DR. KH. A. Busyro Karim, M. Si, Selasa (16/2/2021).

Dikatakan, untuk waktu saya jadi Bupati ada Pak Masuni, seandainya tidak, karena Pak Masuni mungkin tidak ada juga arsipnya Bupati Busyro ini. Karena yang Kyai Ramdhan katanya enggak ada. Terus apalagi diatasnya Kyai Ramdhan. Kyai Ramdhan saja enggak ada. Pak Gondo juga enggak ada, enggak ada semua maksudnya. ” Tapi karena ada Pak Masuni disini terdata semua, ini perlunya cari orang seperti Pak Masuni,” kata Bupati yang disambut tepuk tangan oleh sejumlah undangan yang hadir.

Tentu saja ini, Sambung Bupati, betapa indahnya kalau arsip yang ada itu langsung sama dengan back data yang ada. Misalnya Bapedda atau diruangan pintar itu. Jangan hanya berdiri sendiri setiap OPD. Jangan hanya berdiri sendiri di Perpustakaan. ” Tapi semua ada di back data, masuk semua di data besar itu,” harapannya.

Sehingga, Sambung beliau orang mau tau Sumenep itu karena semua Pimpinan OPD aktif memberikan data-data itu akhirnya satu. Masuk pintu dia sudah tau tentang yang diperlukan tentang data Sumenep. ” Ini yang belum, harus diakui ini belum, belum sempurna. Bukan tidak ada, tapi belum sempurna, data yang terintigratif ini belum sempurna. Dan ini juga harus difikirkan bagaimana tentang kedepan yang sudah serba digitalisasi serba seperti,” katanya.

” Jadi data itu tidak hanya sekedar tumpukan buku-buku yang ada. Tetapi availing itu harus ada, elektronik tentang arsip itu harus ada. Kalau misalnya lah pada suatu saat ada musibah bencana mungkin terbakar buku-buku dan semacamnya mungkin arsip itu akan kita temukan di elektroniknya itu, elektorik arsip itu, availing itu,” sambung beliau

” Dan ini diantaranya memang harus koordinasinya dengan kominfo dan yang lain-lain itu. Untuk bisa bagaimana data-data itu yang tidak hanya sekedar yang kita lihat secara fisik yang ada. Tapi anak cucu kita besok tinggal ngeklik saya ingin ini dan ternyata muncul buku-buku yang diperlukan.” Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, H., Achmad Masuni, SE., MM., menyampaikan bahwa arsip itu sangat penting.

” Saya mengharap kepada Bapak dan Ibu Pimpinan OPD, arsip ini sangat penting. Karena arsip ini merupakan bukti rekaman kerja. Makanya harus dikelola dengan bagus jangan dikelantarkan,” pesannya.

Disampaikan Masuni, Kalau arsip diketelantarkan diletakkan ditempat yang bukan tempatnya itu ada sangsi pidananya. ” Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan,” terangnya.

Cuma kata dia belum dilaksanakan masih Undang-Undang ini belum populer di OPD-OPD. ” Tapi akan populer ketika ada kasus hukum. Karena arsip jadi tolak ukur utama yang dicari oleh penyidik,”

Maka dari itu Sambung Masuni, kepada OPD sekalian. Setiap Bapak bekerja arsipnya disimpan yang bagus. Jangan sampek kemana-mana diluar.

” Sekarang banyak diluar memegang dokumen-dokumen yang hukumnya tidak wajib memegang dukomen itu. Kenapa kok bisa keluar, berarti tata kelolanya masih belum maksimal,” tukasnya.

” Jadi nanti Kepala OPD menugaskan satu orang atau dua orang petugas yang sangat sungguh-sungguh sangat serius dalam mengelola tatakelola arsip. Dan juga arsip-arsip yang ada di Sumenep ini masih belum maksimal,” tandasnya.@qib/dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here