Jalur Tol Gempol-Surabaya Longsor, Puluhan Kilo Meter Alami Macet Total & Dua Lajur Ditutup

0
82
Situasi Ruas jalan tol Surabaya-Gempol kilometer 06+200 mengalami longsor dan penurunan elevasi tanah sejak Senin (25/1). (Arsip Jasa Marga)

Jasa Marga: Minta Maaf atas Ketidaknyamanan yang Ditimbulkan akibat Longsor di Gempol-Surabaya.

Panjinasional. Surabaya – Kemacetan berimbas di jalur Tol Dupak dan Banyu Urip berasal dari Ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol Kilometer 06+200 mengalami longsor dan penurunan Elevasi Tanah. Akibatnya ruas jalan tol lajur 1 dan 2 yang mengarah ke arah Gempol ditutup dan tidak dapat di fungsikan.

Hendri Taufik, GM Representative Office 3 Jasa Marga Transjawa Tollroad (GM RO 3 JTTRD), menjelaskan kejadian itu bermula saat ditemukan adanya penurunan dan retakan pada lajur satu di kilometer 06+200, pada Senin (25/1) dini hari lalu. “Ada temuan penurunan yang mengakibatkan retakan pada lajur 1 di kilometer 06+200 pada tanggal (25/1) sekitar pukul 00.00 WIB,” kata Hendri, Rabu (27/1).

Setelah ada temuan itu, pihak Jasa Marga lalu menutup lajur 1, untuk dilakukan penanganan pada lokasi tersebut. Hal itu juga untuk menghindari penurunan dan retakan berlanjut. “Namun, pada Selasa (26/1) pada saat proses perbaikan berjalan dengan cara penguatan tanah berupa penutupan mortar, terjadi penurunan tanah kembali sehingga perlu dilakukan penutupan pada lajur 1 dan 2 di lokasi tersebut,” lanjut Taufik.

Masih penjelasan Taufik, pihak Jasa Marga pun terus berkoordinasi dengan Tim Geoteknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memantau kondisi longsoran tersebut. “Saat ini sedang dilakukan penanganan pertama dengan pemasangan sandbag baik itu di tepi perkerasan dan di kaki longsor,” ucapnya.

Pihak Jasa Marga juga telah menyiapkan Mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang terjadi akibat kejadian longsor tersebut.

“Mitigasi risiko tersebut berupa pengurangan kapasitas transaksi di Gerbang Tol Dupak dan Banyu Urip menyesuaikan Kapasitas Lajur yang masih bisa dilewati dan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menyiapkan Contra Flow pada bukaan terdekat yaitu pada KM 5+600 s.d KM 09+000,” ujarnya.

Dilansir dari kordinat media, Untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan, Jasa Marga juga melakukan sosialisasi kejadian ini melalui variable message sign (VMS) di Ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol.

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya penanganan longsor dimaksud. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu,” ucapnya.@tim.. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here