Aset Tanah Kosong, Disinyalir Dibangun dari Dana APBN? BPPKAD Sumenep Jadi Sorotan Publik

0
151

Sumenep, www.panjinasional.net – Akhir-akhir ini Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, mulai menjadi sorotan publik.

Pasalnya, sebagian aset tanah yang kosong yang ditenggarai milik Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep yang berlokasi di Jalan Slamet Riadi desa Pabian Kecamatan Kota, mulai terlihat bangunan Rumah dinas (Rumdis) yang disinyalir dibangun dari dana Anggran Pendapatan Belanja Negara (APBN)?

Saat ditemui ketempat kerjanya Kepala Bidang Aset BPPKAD melalui Kasubid Inventarisasi, Ibu Lisa, menyampaikan, bahwa sudah ada penyerahan ke Kementerian Perhubungan.
“Sudah ada penyerahan ke Kementerian Perhubungan, itu jadi satu dengan Bandara,” kata Lisa. Selasa (23/12/2020) di kantornya.

“Jadi semua aset-aset yang berkaitan dengan Bandara itu dialihkan ke pusat. Untuk yang Slamet Riadi itu terkait dengan Rumah dinas (Rumdis) untuk Pejabat Bandara,” terangnya.

Ia juga mengatakan, sudah lewat mekanisme yang tanda tangan langsung Bapak Bupati. ” Jadi, memang kesepakatannya waktu itu, karena Pejabat Bandara itu butuh Rumah dinas (Rumdis). Jadi tanah yang kosong itu yang dibangun untuk kepentingan pejabat di Bandara,” katanya.

Saat kembali disinggung berarti semua tanah yang kosong sudah dialihkan ke Bandara, dan sudah melalui rapat DPRD.,? kata Lisa, sudah, itu kan antara Bupati dengan Kementerian. ” Sudah, jadi sudah. Kan dari awal memang untuk Kementerian kan sudah, memang sudah harus dialihkan. Jadi bukan di kewengannya Pemkab,” jelasnya.

Kembali disinggung apa ada ganti rugi dari pusat., pihaknya menegaskan enggak ada. Karena kata  Lisa bukan ganti rugi. ” Ini kan adanya Bandara pun juga untuk kemajuan Pemkab juga. Jadi, memang untuk Bandara kita yang menyediakan sarana dan prasarana cuma pengelolaannya dari Kementerian, karena Bandara itu memang Kewenangan Pusat bukan daerah,” sambung dia

“Cuma daerah yang menyediakan mulai dari awal pelepasan tanahnya dan sebagainya dari daerah. ” Setelah selesai diserahkan lagi ke Kementerian,” tandasnya.@qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here