Dinsos Sampang Hapus Penerima Bantuan Pangan Non Tunai, GPN Lantang Bersuara

0
263
Rolis Sanjaya Pimpinan GPN Sampang

Panjinasional. Sampang – Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Peduli Negeri (GPN) Rolis Sanjaya menyesalkan atas penghapusan Bantuan Pangan non tunai (BPNT) yang dilakukan pihak Dinsos Sampang.

Hal tersebut menyisakan duka bagi masyarakat tidak mampu dan para janda yang sangat butuh sekali perhatian pemerintah.

Pasalnya, banyak sekali warga miskin dan para janda penerima program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang merasa dihapus secara sepihak oleh pihak dinsos, contoh didesa banyumas kac. Sampang ada puluhan warga miskin dan para janda yang mengeluh ke POS JONGGOL Markas Besar TIM GPN yang ada di jalan Imam Bonjol Sampang. 

Salah satu warga berinisial KTM menjelaskan “Saya ini salah apa kok dihapus bantuan buat saya sama pemerintah Bang Rolis. Tahu sendiri kan suami saya hampir 4 tahun berbaring sakit lumpuh malah bantuan beras “BPNT” saya dihapus, sedangkan uang bantuan Corona “BLT-DD” gak dapat yang dapat kebanyakan orang-orangnya Klebun semua. Jelasnya di pos jonggol rabu 20 jan 2021.

Atas keluhan tersebut Rolis Sanjaya salah satu aktifis yang selama ini sangat aktif dalam tindakan kemanusiaan menjelaskan bahwa Tim GPN akan membantu mencarikan solusi untuk permasalahan ini dan akan meminta Dinsos Sampang mengaktifkan kembali bagi para warga yang layak menerima bantuan dan berpesan kepada Kades Banyumas serta para perangkatnya, serta pihak Dinsos Sampang selaku pelaksana di kab.sampang.

“Kami TIM GPN meminta tolong segera aktifkan kembali bantuan warga yang membutuhkan ini,” pesan Rolis melalui awak media Panjinasional. 

Rolis kembali menegaskan kepada pelaksana program bantuan pemerintah yang didesa atau dipihak Dinsos Sampang agar melakukan evaluasi ulang pendataan yang telah dilakukan.

“Saya  untuk dan atas nama Masyarakat meminta kepada Kades Banyumas beserta para perangkatnya wabil khusus kepada pihak dinsos sampang, Kami meminta warga miskin dan para janda yang dihapus dari daftar penerima bantuan tolong segera di aktifkan kembali” kata Rolis. 

Menambah pernyataannya, LSM GPN Sampang menuturkan, BPNT bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat, harus tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi. sehingga Ketahanan Pangan di tingkat KPM agar dapat meningkat dan sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial untuk penanggulangan kemiskinan. 

Dengan peralihan program dari RASTRA ke BPNT hal itu dimaksudkan untuk memberikan Nutrisi lebih seimbang yang dulunya cuma beras sekarang ada tambahan Telur. dengan menggunakan kartu yang dibelanjakan melalui E-Warung.@red.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here