Mengklaim Tanah Milik Orang, Asmono Hadi Dilaporkan Sampai Dipersidangan

0
19
H. Siswanto dan istrinya

Panjinasional.net  Probolinggo – Permasalahan tanah milik H. Siswanto Wahid yang di klaim oleh terlapor Asmono Hadi, sangat mustahil karena bukti-bukti surat dipegang oleh ahli waris H. Siswanto Wahid 78 tahun yang usianya sudah sangat senja tidak menyurutkan niat H. Siswanto Wahid untuk terus memperjuangkan hak kepemilikan tanah warisan dari ibunya Atun Asiya.

Meski usianya  sudah sepuh, indera pendengaran dan penglihatan H. Siswanto Wahid masih berfungsi wajar. demikian juga dengan ingatannya yang masih tajam.

Menurut H. Siswanto Wahid saat ditemui menjelaskan dengan nada kalem, sangat berhati-hati dalam berucap. Mengawali obrolan saat itu, H. Siswanto Wahid mengungkapkan perasaannya yang terus diselimuti keresahan.

Kecemasannya dalam carut-marut permasalahan yang dia laporkan kepada pihak berwajib tentang kasus tanah yang diserobot terlapor kian larut membingungkan nya, yang dengan status keabsahan surat-surat tanah seluas 470 M2 yang di miliki H. Siswanto Wahid sebagai warisan dari mendiang ibunya Atun Asia di klaim orang lain.tuturnya. Minggu 05.30 wib ( 17/1/2021).

Yang membuatnya semakin terpukul adalah putusan Majelis Hakim di persidangan Pengadilan Negeri Probolinggo dan Pengadilan Surabaya, yang berujung mementahkan perjuangan H. Siswanto Wahid dan Ismail untuk meraih haknya dengan bukti-bukti data yang kuat dari pemerintah Desa setempat. 

Kasus perdata itu mencuat dan muncul di meja persidangan pada tahun 2018. Saat itu tergugat, yakni Asmono Hadi, mengklaim  tanah milik H. Siswanto Wahid.

Terlebih lagi, H. Siswanto Wahid masih mengingat jelas pesan terakhir almarhumah ibunya, menurut dia bahwa tanah itu tidak pernah di jual kepada orang siapapun “Atun Asia pesan, Jadi tolong dipertahankan hakmu itu.,” ujar Siswanto Wahid mengutip perkataan Ibunya sebelum meninggal dunia.

Diduga yang memperjuangkan kasus ini banyak oknum main mata atau berdiri dua kaki, Tapi yang lebih penting, mereka berharap kasus ini berjalan secara fair. Sebagaimana fakta dan bukti-bukti yang ada. “Hanya itu harapan kami. Dan kami ingin supaya keadilan benar-benar memihak pihak yang benar,” pungkas H. Siswanto Wahid.@Tatak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here