Diantara Pandemi Covid. Terorisme, dan Rentetan Bencana dan Gempa

0
48
Gatot Irawan penulis Opini Publik / Pemred Media Panjinasional

Panjinasional – Setelah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu lalu, program Vaksin COVID-19 Gratis mulai berlangsung di berbagai daerah. Dalam tahap awal, vaksin hanya diberikan kepada tenaga kesehatan. Penyuntikkan vaksin kepada tenaga medis, baik dokter dan perawat ditargetkan selesai pada bulan April 2021.

Menurut pemerintah, semua orang yang mendapat notifikasi suntikan vaksin harus patuh. Kalau mereka menolak vaksin dapat dikenai hukuman pidana berupa penjara dan denda sesuai Undang-Undang (UU) Kekarantinaan Kesehatan. Namun, hukuman pidana bakal menjadi pilihan terakhir untuk diterapkan, bila instrumen penegakan hukum lain tidak berfungsi.

Dalam perkembangan lain, Presiden Jokowi resmi telah mengusulkan Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal kepala Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). DPR pun secara serentak dan sudah sepakat menyetujui usulan Presiden.

Sedangkan Listyo pun saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, dan merupakan Mantan Ajudan Presiden Jokowi pada 2014 hingga 2016. Begitu pencalonannya sebagai calon Kapolri secara pasti, Komjen Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan anjangsana kepada para mantan Kapolri untuk mendapatkan nasehat dan masukan.

Masih terkait Polisi dan Jokowi, pada pekan lalu menerbitkan sebuah peraturan Presiden tentang Rencana Aksi Nasional guna pencegahan dan penanggulangan ekstremisme menggunakan kekerasan yang mengarah pada terorisme. Salah satu target Rencana Aksi Nasional (RAN) tersebut adalah guna meningkatkan kemampuan kelompok rentan dari tindakan ekstremisme dan terorisme melalui Pemolisian Masyarakat.

RAN menyebutkan, bahwa sejumlah warga akan dilibatkan dalam pelatihan pemolisian masyarakat dalam upaya pencegahan ekstremisme. Polri akan menjadi penanggung jawab pelatihan dan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Terakhir masalah Kecelakaan, Bencana Banjir, Longsor, Gempa Bumi dan Erupsi Gunung.

Kita dikagetkan adanya kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang membawa penumpang dan awak pesawat sebanyak 62 orang menjadi korban, semua petugas dilibatkan untuk melakukan pencarian. Disusul bencana yang bertubi-tubi, diantaranya Erupsi Gunung Merapi, Gunung Semeru. Bencana Banjir, Lonsor dan Gempa Bumi di berbagai wilayah yang membuat seluruh masyarakat merasa sangat prihatin.

Ada apakah negeri ini, sehingga hampir seluruh wilayah mengalami berbagai bencana secara beruntun dan sangat tragis,?

Apakah memang musim dan cuaca buruk, atau alam sudah marah, yang sudah tidak bersahabat dengan kita, apa memang ada masalah lain atas berbagai kejadian yang menelan korban ribuan jiwa melayang menerjang manusia tanpa ampun,. Hanya Tuhan yang maha tahu atas segala peristiwa dan bencana iniā€¦@gatot irawan/Pemred Panjinasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here