Akhirnya BPJS Mantan Karyawan PT Smelting Diaktifkan

0
595
Haris Azhar kedua dari kiri bersama mantan karyawan PT Smelting

Panjinasional Gresik – Eks karyawan PT. Smelting merasa menunggu terlalu lama untuk meminta pihak BPJS ( Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan )  mengaktifkan layanan kesehatan dari pemerintah kepada mereka,namun penantian tidak sia – sia akhirnya pihak BPJS mengaktifkan setelah penasehat hukum eks karyawan Haris Azhar dari Lokataru  mengadakan mediasi dengan pihak BPJS beberapa waktu yang lalu.

“InsyaAllah dalam waktu dekat kalau gak besok ya mungkin lusa kita akan menggugat Pihak BPJS dan PT Smelting” ujar Direktur Eksekutif Lokataru ini mengawali wawancara dengan Wartawan Panjinasional.

Karena bersama-sama membuat peran yang mengakibatkan para mantan karyawan ini tidak menikmati fasilitas kesehatan, padahal BPJS sudah masuk kedalam PKB (Perjanjian Kerja Bersama), dan itu sudah menjadi hak para mantan karyawan dan kewajiban perusahaan untuk membayar” jelasnya saat ditanya mengapa BPJS harus digugat.

Masih menurut Haris, bahwa para mantan karyawan dari tahun 2014 sejak diberlakukannya peraturan BPJS kesehatan ini sama sekali tidak pernah menikmati layanan BPJS.

Mengenai hutang piutang yang saat ini pun masih terus berlangsung sengketanya di beberapa pengadilan juga terkesan ada sedikit yang menurutnya janggal.

Seperti laporan pidananya salah satu mantan karyawan PT Smelting Kasmandani Sasmita yang sampai saat ini berhenti.

“Tadi saya k Polres mencoba audensi ke bapak Kapolres ( AKBP Arief Fitrianto ) untuk memberitahu terkait ketidak cermatan penyidik di Polres Gresik, dalam penanganan pelaporan pidana yang dilakukan salah satu mantan karyawan PT Smelting” jawabnya membuka atas pertanyaan terkait laporan di Polres.

” Yang dilaporkan itu terkait masalah dugaan pemalsuan surat yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan, yang memberikan keterangan berbeda, surat itu dari PT Bumiputera, yang memberikan keterangan berbeda dengan dokumen  aslinya ,dan itu mempunyai privasi yang serius terhadap pada proses hukum di pengadilan” jelas pria yang biasa mengkritisi pemwrinrah di setiap diskusi di ILC TVone.

Masih Menurut Haris, Kapolres menerima dengan baik dan juga akan segera menindaklanjuti setelah pihak dari Lokataru menyampaikan permintaan secara resmi berupa surat tertulis.

Di kesempatan lain wartawan Panjinasional juga melakukan konfirmasi melalu telepon seluler kepada penasehat hukum PT Smeling Hamdani.

” Perkara tersebut sudah dilaporkan kepada pengawas ketenagakerjaan kementerian tenaga kerja, bukti-bukti sudah kita kirim kesana, nah dari bukti tersebut saya bersurat ke BPJS ketenagakerjaan juga BPJS kesehatan, semua lengkap mbak,jadi kenapa mereka tidak diikutkan ,sebab mereka tidak menyetorkan data yang diminta BPJS sampai batas waktu Jika BPJS mereka sekarang itu aktif kembali itu kan kewenangan pihak BPJS, tapi kan disini harus jelas siapa yang bayar” tambah pengacara yang sudah menangani kasus ini sejak 5 tahun terakhir.

” Akan tetapi yang jelas  sesuai dengan putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap, terhitung sejak tanggal 31 Januari 2017 hubungan kerja antara PT Smelting dengan para mantan karyawan tersebut telah berakhir karena mogok, mereka tidak sah dan diskualifikasikan mengundurkan diri, Oleh karena itu terhadap tuntutan – tuntutan lainya ke PT Smelting sudah jelas itu hanya alasan sepihak yang tidak berdasar hukum” Jelas Hamdani panjang lebar.

” Ada dua pilihan kan, mereka ikut fasilitas kesehatan dari perusahaan atau BPJS, jadi kalau dari perusahaan jika mereka sakit mereka dapat berobat tanpa membayar ke rumah sakit rujukan, karena mempunyai Medical Card dari perusahaan. Sedangkan jika  berobat ke rumah sakit bukan rujukan mereka akan membayar terlebih dahulu setelah itu mereka klaim biaya pengobatan ke perusahaan lalu diganti oleh perusahaan (seperti asuransi ),selama mereka bekerja tapi pada saat di PHK ya sudah tidak lagi” tambahnya lagi.

Kelihatanya Sengketa antara mantan karyawan dan PT Smelting ini masih akan berlanjut, dan selanjutnya kita lihat  bagaimana kebenaranya dan bagaimana pihak PT Bumiputera saat dipersidangan yang akan datang@Ern..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here