Penganiayaan Anak di Alun-Alun Diungkap Polres Gresik, Pelaku Disangkakan Hukuman 3 Tahun Penjara

0
43

Panjinasional.net. Gresik – Kasus Penganiayaan anak perempuan yang vidionya sempat viral di media sosial beberapa hari lalu kini mendapat perhatian Polres Gresik. Pasalnya korban yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 6 berinisial ZR, diduga dianiaya oleh teman sebayanya hanya karena masalah sepele. 

Setelah video berdurasi 29 detik tersebut viral di media sosial, kemudian korban langsung melapor ke Polisi. Dan akhirnya sebanyak tujuh terduga pelaku yang masih duduk di bangku SMP berinisial P, AM, NR, D, MND, IT dan CD selanjutnya dibawa ke Polres Gresik untuk dilakukan pemeriksaan.

Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar mengatakan, tujuh terduga pelaku sudah diperiksa. Bahkan, pihaknya telah mengumpulkan dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti baju yang dipakai korban serta 7 handphone.

” Sudah kami periksa semua terduga pelaku. Kami juga memeriksa saksi-saksi lain seperti pengunggah video. Dan korban juga sudah divisum,” ujar Wakapolres Gresik saat konfrensi pers di Halaman Mapolres Gresik pada Jumat (08/01/2021) siang.

” Kami juga nantinya bersama Dinas terkait serta Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) akan melakukan pendampingan serta konseling agar tidak ada trauma di kemudian hari,” tambahnya. 

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan korban, terungkap motif penganiayaan tersebut didasari karena korban ketahuan kencan dengan teman lelaki pelaku. Dari hasil penyelidikan, bahwa penganiayaan tersebut dilakukan pada hari Rabu 6 Januari 2021 sekitar pukul 15.00 Wib bertempat di Alun – alun Gresik sisi Utara Lantai 2. 

Kejadian itu bermula saat saksi berinisial AM

dan P yang merasa marah kepada korban, karena pacar dari P yang keluar dengan korban dihari sebelumnya. Lalu si P alih-alih mengajak korban untuk mencari spot foto di alun-alun Gresik dengan naik angkot bersama dengan CD dan D. Sesampainya di alun-alun Gresik, tak lama berselang saksi lainya IT dan AM juga datang bersama dengan MND. 

Kemudian si AM menanyakan perihal apa yang dilakukan oleh korban dengan pacar dari P. Saat itu korban mengelak dan tidak mengakui perbuatanya sehingga menyebabkan AM marah dan terjadilah penganiayaan tersebut.

” Untuk sementara status pelaku masih saksi. Tapi, untuk seluruh barang bukti video maupun HP serta baju yang dikenakan korban telah diamankan,” ungkap Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar.

Karena ulahnya tersebut, pelaku disangkakan Pasal 80 ayat 1 UU RI nomer 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak yang berbunyi “Setiap orang yang melakukan kekejaman, kekerasan

atau ancaman kekerasan, atau penganiayaan terhadap anak”. Dengan hukuman pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan atau denda paling banyak 72.000.000 rupiah. (Yit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here