Akibat Cemburu Buta Sehingga Nyawa Tetangga Melayang

0
94

Bangkalan, www.panjinasional.net Akibat cemburu buta Hayatuddin, 32 tahun, harus kehilangan nyawanya di tangan  NL, di sebuah warung yang terletak di Dsn. Pengeraan, Ds. Dabung, Kec. Geger, Bangkalan. Senin siang, 04/01/2021.

Kejadian berawal saat korban, Hayatuddin, warga Dsn. Buselah, Ds. Dabung, Kec. Geger, Kab. Bangkalan, Madura ini duduk-duduk di warung, mendadak tersangka ( NL ) 36 tahun, warga Ds. Lerpak mendatangi korban dan langsung mengayunkan parangnya, korban tidak sempat menghindar sehingga ayunan parang tersangka mengenai paha kiri korban.

Tidak puas dengan sekali bacokan tersangka (NL ) kembali mengayunkan parangnya sekali lagi, sehingga paha korban terluka parah. 

Setelah puas dengan aksinya tersangka lari meninggalkan korban. Warga yang melihat korban  terluka parah langsung membawanya ke Puskesmas Geger, tapi malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, korban tidak tertolong dan meninggal dunia karena kehabisan darah.

Kapolsek Geger, AKP Hartanta, menjelaskan, tersangka  ( NL ) baru saja selesai mandi, begitu melihat korban sedang duduk di warung serta merta tersangka mengambil parang di dalam kamarnya. “Setelah itu terjadilah pembacokan itu,” jelas mantan Kapolsek Socah ini.

Adapun motif dari tersangka(  NL ) warga Jln. KH. Moh Kholil 3/10 Rt. 003, Rw. 002, Kel. Demangan,  Bangkalan dan Dsn. Jati Ko’ol Ds. Lerpak Kec. Geger, Bangkalan Madura ini atas dasar cemburu dan sakit hati, karena tersangka melihat korban mengantarkan pulang isterinya.

Masih kata AKP Hartanta, bahwa sebulan sebelumnya korban sudah diperingatkan agar tidak mengantar isteri pelaku untuk bekerja menerima pesanan kuade Kemanten.

Anggota Satreskrim Polres Bangkalan dan Unit Reskrim Polsek Geger  yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Agus Sobarnapraja, S.H., S.I.K dan Kapolsek Geger, AKP Hartanta, bergerak cepat, melakukan penyelidikan terkait keberadaan tersangka ( NL ) Berdasarkan informasi masyarakat dan penyelidikan yang intensif, akhirnya tersangka dapat diamankan.

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita adalah, satu potong pakaian tersangka, satu potong pakaian korban dan sebilah parang. “Tersangka kami amankan saat hendak melarikan diri ke Surabaya, sekitar jam 23:00 wib, tepatnya di Jln.Raya Tangkel, akses Jembatan Suramadu,” ujar AKP Hartanta.

Atas tindakan tersebut tersangka dijerat Pasal 340 Sub Pasal 338 KUHP, tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman sekurang-kurangnya seumur hidup, dan tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.( Bang/Tim ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here