Musang KWG, Ketua incumben menang tipis, Kembali Terpilih Pimpin KWG Periode 2020-2022

0
13

GRESIK, www.panjinasional.net – Pemilihan Ketua Komunikasi Wartawan Gresik (KWG) dalam musyawarah anggota (musang) ke VIII dimenangkan oleh incumben dengan hanya selisih dua suara pemilih.
M.Syuhud Almanfaluty, wartawan Harian Bangsa dan Bangsaonline.com, kembali terpilih menjadi Ketua Komunitas Wartawan Gresik (KWG) untuk masa khidmat 2020-2022 pada musyawarah anggota (Musang) KWG ke VIII tahun 2020 di Hotel Pesona, Gresik, di Jalan Panglima Sudirman Gresik, Minggu (20/12/2020).

Dua calon Ketua KWG Miftah Trans TV dan Syuhud Harian Bangsa, melalui persaingan yang ketat dan masing-masing melakukan lobi lobi kepada anggota. Setelah proses perhitungan suara akhirnya dinyatakan terpilih oleh pimpinan sidang (presedium) yang dipimpin oleh Antonius Suyitno, didampingi Angga Purwacaraka dan M.Aidit dengan selisih tipis 2 suara.
Dari 31 anggota KWG yang memiliki hak suara, Syuhud mendapatkan 16 suara, dan Miftah 14 suara. Sementara 1 suara tak memberikan hak pilihnya.

Usai dinyatakan terpilih, Syuhud menyatakan dengan bermodal kebersamaan dan teamwork akan membawa KWG bisa lebih bermanfaat baik bagi internal (organisasi), dan eksternal (masyarakat).
” Saya akan lakukan sejumlah langkah dan lompatan untuk kemajuan KWG, peningkatan SDM anggota KWG dan kesejahteraan anggota,” katanya.
” Saya juga akan berupaya maksimal bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan membangun sinergitas baik dengan pemerintah Kabupaten Gresik, instansi vertikal dan komponen masyarakat guna menjadikan Kabupaten Gresik makin maju, ” sambungnya.
Sebelumnya, Musang KWG ke VIII dibuka dihadiri Calon Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakapolres Kompol Eko Iskandar.
Wakapolres dalam sambutannya berharap kemitraan Polres Gresik dan KWG bisa terbangun dengan baik. ” Selama ini KWG telah banyak membantu pemberitaan. Mudah-mudahan kemitraan bisa terbangun dengan baik, ” harapnya.
Sementara Gus Yani dalam sambutannya menyatakan, Pilkada Gresik 2020 sukses tanpa ada klaster Covid-19 baru. ” Hampir 3 bulan masyarakat sempat teriris ada No. 1 dan 2. Sekarang tak ada itu (1 dan 2). Yang ada hanya sila ketiga persatuan Indonesia, ” katanya.
Gus Yani menyatakan, masyarakat membutuhkan respon cepat dari pemerintah. ” Untuk itu, perubahan yang kami usung bukan hanya slogan, ” jelasnya.
Gus Yani berharap ada peran aktif KWG dalam membantu pemerintahannya. ” Sinergitas KWG dengan pemerintah sangat kami butuhkan, ” katanya.
Dikatakan Gus Yani, membangun Kabupaten Gresik tak bisa hanya dilakukannya sendiri dengan Bu Min (Aminatun Habibah). ” Butuh dukungan semua pihak, corporate, pondok pesantren, wartawan dan semua elemen masyarakat lain, ” bebernya.
Gus Yani berharap, Musyawarah Anggota KWG ke VIII hanya sebagai ajang silaturahmi. ” Saya berharap lahir pemimpin KWG baru. Pemimpin yang punya empaty terhadap anggota, ” pungkasnya. (Shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here