Dinas PMD Sumenep Bangun Jaringan Listrik Kawasan Terpencil dan Kepulauan

0
52
Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, S. Sos, M. Si.

Sumenep, www.panjinasional.net Listrik mempunyai peranan penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan dan dikembangkan melalui pendekatan pengembangan wilayah agar tercapai keseimbangan dan pemerataan pembangunan antar daerah, membentuk dan memperkokoh kesatuan nasional untuk memantapkan pertahanan dan keamanan nasional, serta membentuk struktur ruang dalam rangka mewujudkan sasaran pembangunan nasional.

Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sumenep, melakukan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Terpencil dan Kepulauan.

Program Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Terpencil dan Kepuluan tersebut merupakan program peningkatan pendayagunaan kelistrikan untuk kawasan perumahan dan permukiman.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Moh Ramli, S. Sos, M. Si, menyampaikan, listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat tak terkecuali masyarakat terpencil di pedesaan.

“Rasio Elektrifikasi (RE) Kabupaten Sumenep sampai dengan saat ini baru mencapai 71%, sehingga  diperlukan upaya yang cukup ekstra baik,” terang Moh Ramli melalui keterangan tertulisnya. Rabu (16/12/2020).

Pihaknya juga menjelaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten Sumenep maupun untuk dapat memenuhi  kebutuhan masyarakat melalui pembangunan jaringan listrik di daerah terpencil dan kepulauan.

“Maka perlu dibangun jaringan listrik yang bersinergi dengan program PLN,” Imbuhnya.

Mantan Kadis Sosial ini juga memaparkan, adapun lokasi pembangunan jaringan listrik yang sudah dibangun di Kabupaten Sumenep meliputi :

a). Pembangunan Jaringan listrik lokasi di Dusun Barat Sungai Desa Patian.

b). Pembangunan Jaringan listrik Dusun Opelan dan Dusun Durbugan Desa Bilapora Barat Kecamatan Ganding, Dusun Lamojang Desa Pordapor Kecamatan Guluk-Guluk

c). Dan Pembangunan Jaringan listrik Dusun Jambangan Desa Bakiyong Kecamatan Guluk-Guluk.

Selain itu pihaknya juga menjelaskan terkait dengan Bantuan Sambungan Instalasi Rumah (IR) dan Sambungan Rumah (KWH METER) Gratis untuk masyarakat misikin.

Menurut Ramli, masih banyaknya keluarga kurang mampu di Kabupaten Sumenep yang belum memiliki sambungan KWH meter di rumah sendiri dengan instalasi listrik rumah yang seadanya.

“Dalam rangka memenuhi kebutuhan energi listrik bagi masyarakat miskin maka melalui program Sambungan Instalasi Rumah/Sambungan Rumah (IR/SR) KWH meter listrik PLN,” katanya.

Kembali Kadis PMD memaparkan, maksud dilaksanakannya pekerjaan ini adalah memberikan bantuan sambungan rumah listrik PLN bagi keluarga kurang mampu yang belum memiliki kWh meter sendiri

“Tujuan yang ingin dicapai melalui pelaksanaan kegiatan ini, yaitu :

a) Menurunnya jumlah keluarga kurang mampu di Kabupaten Sumenep yang belum memiliki kWh meter atau sambungan listrik dari PLN sendiri.

b) Meningkatnya rasio elektrifikasi (RE) di Kabupaten Sumenep.

c) Meningkatkan taraf hidup,” paparnya.

Dikatakan Ramli, kesejahteraan dan produktifitas keluarga kurang mampu penerima bantuan sambungan rumah. Dengan target dan sasaran adalah masyarakat miskin yang masuk dalam Basic Data Terpadu (BDT) sehingga masuk dalam daftar masyarakat penerima subsidi PLN daya 450 VA.

“Lokasi program ini tersebar di 41 desa 15 Kecamatan di Kabupaten Sumenep,” tandasnya.@Adv/qib/dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here