Proyek Jamban SDN Sogian 1 Sampang Ancam Plt. Kadisdik

0
50

PWI Berharap, Kasus Proyek Disdik Tidak Terulang

Sampang www.panjinasional.net – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, mengaku mendapat laporan dari masyarakat, terkait pelaksanaan sebuah proyek pembangunan Toilet atau Jamban, di Sekolah Dasar (SD) Negeri Sogian 1 Kecamatan Omben Kabupaten Sampang.

Hal ini di ungkapkan Ketua PWI Sampang, Fathor Rahman melalui anggotanya bernama Subaidi wartawan online, Terbitan.com, Minggu siang, 13/12/2020.

Bahkan, pihaknya mengaku telah turun ke lokasi dimaksud, dimana diceritakan masyarakat setempat, pembagunan tersebut sempat berhenti cukup lama.

“Entah alasan kenapa, proyek toilet SD 1 Sogian ini berhenti tidak dikerjakan  sekitar 2minggu Pak”, tutur warga setempat yang enggan di sebutkan identitasnya.

Hasil investigasi PWI Sampang, ditemukan bener sebagai pengganti papan nama jenis proyek tersebut. Dimana terpampang, sumber dana kegiatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sampang, Jenis Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020.

Sementara nama kegiatan adalah Pembangunan atau rehabilitasi sarana dan prasarana Dasar SD, dan Nama Pekerjaan yaitu Pembangunan Toilet atau Jamban, berlokasi di SDN Sogian 1 Desa Sogian Kecamatan Omben Kabupaten Sampang.

Dengan Pelaksana Swakelola, Volume Kegiatan sebanyak 1 ruang, dengan Waktu Pelaksanaan selama 105 hari, tertanggal dimulai 1September hingga 14 Desember 2020, dengan total anggaran sebesar 115 juta rupiah.

Artinya, Senin besok (red. hari ini) tepat tanggal 14 Desember 2020 adalah batas akhir pengerjaan selesai, dan atas nama pengurus PWI Sampang direncanakan akan turun ke lokasi, guna memastikan hasil pengerjaan proyek toilet tersebut, selesai atau tidaknya.

Selanjutnya, Fathor Rahman akan koordinasikan kepada Dinas Pendidikan Sampang. 

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, H. Noer Alam, saat dihubungin melalui nomor pribadinya, hingga pesan Wats Up (WA) tidak ada tanggapan karena tidak aktif.

Dibalik proyek tersebut, PWI Sampang berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang bisa lebih serius memantau setiap pekerjaan, khususnya pembagunan sekolah yang jelas menggunakan uang Negara.

Ditambahkan Fathor Rahman, semoga pejabat  Dinas Pendidikan Sampang, Khususnya Plt Kadis, H. Noer Alam, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak melakukan kesalahan dan terjebak masalah, seperti yang di alami mantan Kepala Dinas Pendidikan Sampang, H. M.Jupri Riyadi.

Mengingatkan,  Pada pertengahan tahun 2019 silam, H. M. Jupri Riyadi ditetapkan tersangka kasus proyek fisik, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SMPN 2 Ketapang Tahun Anggaran 2016 silam.

Sehingga Jupri Riyadi harus mendekam di jeruji besi rumah tahanan (Rutan) Kelas 2b Sampang, bersama Kepala Seksi Sarana Prasana Disdik Sampang Akh Rojiun, sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kala itu.

Perlu diketahui, PWI Sampang adalah salah satu lembaga organisasi wartawan, yang di akui secara de facto dan de jure, atau pada faktanya”, “kenyataannya” atau dalam praktiknya dan secara hukum.

Sehingga wajar, Wartawan yang tergabung di PWI Sampang menerima dan menggelar Investigasi kebenaran laporan negatif dari masyarakat, terkait pekerjaan pembangunan Toilet atau Jamban, berlokasi di SDN Sogian 1 Desa Sogian Kecamatan Omben Kabupaten Sampang, terindikasi syarat gratifikasi, dengan dugaan banyak menyimpang dari Rencana Anggaran Belanja.

Pasalnya, informasi yang diterima dan hasil investigasi PWI Sampang, hasil pekerjaan proyek tersebut terlihat kurang profesional, baik kwalitas dan kwantitasnya., dan di khawatirkan pengerjaan yang akan lewat dari batas waktu yang ditentukan, yaitu 14 Desember 2020.

Dan perlu diketahui,  PWI hadir dengan tujuan, Tercapainya cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana diamanatkan Pembukaan  Undang-Undang Dasar 1945, Terlaksananya kehidupan demokrasi, berbangsa dan bernegara serta kemerdekaan menyatakan pendapat dan berserikat, Terwujudnya kemerdekaan Pers Nasional yang profesional, bermartabat, dan beradab, Terpenuhinya hak publik memperoleh informasi yang tepat, akurat, dan benar, Terwujudnya tugas pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan publik.(San/mal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here