Tekan Covid-19, Dinkes Sukses Sosialisasi Perbup 53 Tahun 2020 Se’Kab. Sampang

0
48

Sampang  Panjinasional.et – Upaya yang  di laksanakan oleh Dinas kesehatan sampang ( Dinkes ) telah sukses   mengadakan sosialisasi Perbup 53 Tahun 2020 tentang Covid-19 di 14 Kecamatan, Dinas Kesehatan Sampang, Menutup Sosialisasi di Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang.

Tujuan dengan adanya sosialisasi sebagai bentuk upaya terus meningkatkan tentang di siplin masyarakat terhadap pelaksanaan protokol Kesehatan (prokes) di wilayah kabupaten sampang.

Di 14 kecamatan Dinas kesehatan sampang gencarkan sosialisi secara bergiliran dengan waktu singkat menjelang akhir tahun, Aktivitas itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati (Perbub) Sampang Nomor 53 Tahun 2020 tentang Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19 di Sampang, pada Rabu (23/9/2020) silam, sosialisasi Perbup tersebut dilaksanakan di 14 Kecamatan, yang di awali Kecamatan Sampang, Camplong, Sreseh dan Tambelangan.

Dari Perbup teesebut, dilanjutkan dengan aturan pelaksanaannya yang dibuat Dinkes Sampang, yakni Surat Edaran (SE) Nomor 188.45/13/REK/IX/2020. SE itu dikirim ke semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ,Camat, pelaku usaha, pengasuh pondok pesantren, direktur bank dan segala Elemen masyarakat Sampang.

Pelaksa tugas (Plt) Kepada Dinkes Sampang Agus Mulyadi menuturkan, sosialisasi perbup itu dilaksanakan secara bergiliran di semua kecamatan di wilayah Sampang. Adapun tujuannya, agar masyarakat, khususnya di wilayah Sampang, dapat mengetahui, mematuhi dan melaksanakan perbup tersebut.

Dengan harapan, Pandemi Covid-19 segera berlalu di Wilayah Kabupaten Sampang, harap Agus.

“Kami terus gencarkan sosialisasi Perbup 53/2020 ini melalui kecamatan-kecamatan, kebetulan hari ini di awali di Kecamatan Camplong, Tambelangan dan Sreseh,” tutur Agus Mulyadi kepada awak Media.

Dalam perbup tersebut, mengatur kewajiban perkantoran dan pelaku usaha dan fasilitas umum menyiapkan sarana dan prasarana 4M, yakni memakai masker di kantor maupun di tempat umum, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Manakala tidak mematuhi perbup tersebut, untuk perorangan dan pelaku usaha dapat dikenakan sanksi ringan, teguran secara tertulis dan surat pernyataan kesanggupan mematuhi protokol kesehatan, kerja sosial. Bahkan, khusus pelaku usaha, dapat dihentikan sementara operasional dan pencabutan izin usaha.

“Sanksi denda administrasi untuk perorangan maksimal Rp. 100 ribu dan pelaku usaha maksimal Rp 10 juta. Maka kami harap masyarakat dapat mematuhi dan melaksanakan prokes ini sesuai perbup yang ada, karena ini semua demi kebaikan bersama,” harapnya.

Sementara itu, Camat Tambelangan Kiyatno berharap dengan adanya sosialisasi yang dilakukan Dinkes Sampang masyarakat akan lebih faham tujuan dari pemerintah untuk mematuhi peraturan dalam melakukan aktivitas setiap hari.

“Marilah kita bersama selalu mematuhi anjuran pemerintah dalam memerangi penyebaran covid-19 sehingga pandemi ini cepat berlalu dan kita kembali menjalani kehidupan secara normal,” Singkatnya.

Terpisah, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat sambutan di Acara Sosialisasi Perbup 53 Tahun 2020 di Pendopo Tronojoyo, berharap Masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan tersebut, sehingga Pandemi Covid-19 cepat selesai dan bisa kembali beraktivitas normal seperti sebelum-sebelumnya. (san /mal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here