Dianggap Sarang Korupsi. Gus Dur Bubarkan Tikus-Tikus yang Kuasai Departemen Sosial

0
68
Ilustrasi poto Gusdur

Masih ingat, Presiden Gus Dur pernah membubarkan Departemen Sosial yang kini bernama Kementerian Sosial. Ia jengah karena koruptor telah menguasai lembaga itu.

Jakarta, www.panjinasional.net — Korupsi Dana Bantuan Sosial Virus Corona yang menyeret Menteri Sosial Juliari Batubara mengingatkan sebagian masyarakat akan jejak Kementerian Sosial di masa lalu.

Pada era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Kemensos yang saat itu bernama Departemen Sosial pernah dibubarkan.

Gus Dur membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan. Dalam wawancara di acara talk show Kick Andy, 2008 silam, Gus Dur mengungkap salah satu alasannya membubarkan Depsos karena korupsi di tubuh departemen itu.

Kini, Menteri Sosial Juliari Batubara ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur. Tim penyidik juga menahan anak buah Juliari, Adi Wahyono yang merupakan pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial.

Atas kasus tersebut, cerita Gus Dur yang membubarkan Departemen Sosial kembali menjadi perbincangan hangat. Bukan tanpa alasan, Presiden ke-4 menggantikan BJ Habibie melakukan hal tersebut. Sebab, dikatakan ‘tikus sudah kuasai lambung’. Penasaran dengan alasan lebih lengkap Gus Dur membubarkan Departemen Sosial?

Membubarkan Departemen Sosial

Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi Presiden 20 Oktober 1999 sampai 2001. Gus Dur menggantikan posisi BJ Habibie usai dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari hasil Pemilu tahun 1999. Kebijakan-kebijakan telah dikeluarkan oleh sang presiden. Namun, ada salah satu kebijakan yang justru menjadi kontroversial pada masanya.

Saat menjabat, salah satu yang dilakukan Gus Dur yakni membubarkan Departemen Sosial (kini Kementerian Sosial). Dekret Presiden tersebut kemudian dibacakan oleh Yahya Staquf, juru bicaranya. Keputusan itu lantas mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan. Hingga pada akhirnya, Gus Dur lengser dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Tepat 23 Juli 2001, posisinya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri.

Alasan Membubarkan DepSos

Rupanya, Gus Dur memiliki alasan yang kuat di balik semua itu. Dikatakan oleh Presiden ke-4 Indonesia, Departemen Sosial telah korupsi besar-besaran. Padahal seharusnya Departemen inilah yang bertugas juga untuk mengayomi rakyat Indonesia.

“Persisnya itu karena Departemen itu yang mestinya mengayomi rakyat, ternyata korupsinya besar-besaran. Sampai hari ini,” ungkap Gus Dur dalam tayangan video Kick Andy

Tikus Sudah Menguasai Lumbung

Bagi sebagian orang, kebijakan tersebut terlalu berisiko dan besar. Terlebih hanya untuk membunuh tikus dalam sebuah lumbung. Akan tetapi, kenyataannya adalah tikus tersebut telah menguasai seluruh lumbung. Sehingga Gus Dur memilih untuk membubarkan Departemen Sosial yang justru menjadi kontroversial.

“Kalau membunuh tikus kan enggak perlu melakukan lumbungnya? Kenapa Anda bakar lumbungnya ?,” tanya Andy.

Oh, karena tikusnya sudah menguasai lumbung, ‚ÄĚsambung Gus Dur.

Inilah alasan yang dikemukakan oleh Gus Dur terkait membubarkan Departemen Sosial yang kontroversial itu.@tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here