Bertemu Para Ahli di Jakarta, Pewaris Tuan Lantar Siap Gusur PN Garam, Maspion, MieSedaap dll Berdiri Di Tanah Manyar

0
184

www.panjinasional.net Berbagai upaya para waris Tuan Lantar yang sudah dikuasakan kepada Suatno alias Mbah Bledeg diwilayah Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik yang banyak dikuasai para pengusaha Gajah, diantaranya PN Garam. Maspion. MieSedaap dll mulai ada jalan guna menarik kembali lahan tanah Manyar.

Upaya Suyatno alias Mbah Bledeg selama puluhan tahun berjalan mengalami proses berbagai hambatan, sebab banyak pihak yang ingin melibatkan diri dalam pengurusan lahan Egendom Perponding warisan Tuan Lantar itu ternyata timbul kepentingan-kepentingan yang notabene menyusahkan ahli waris.

Kesulitan yang dialami ahli waris karena banyak pihak ujung-ujungnya ingin menguasai, sedangkan pihak pengusaha dan pejabat terkait seperti BPN dan Bupati setempat tak bergeming disebabkan sudah merasa nyaman bila para gajah tersebut menduduki lahan yang sudah menguntungkan dirinya, Sehingga berbagai pemberitaan dan surat konfirmasi dari media tidak membuat pengusaha berpikir bahwa mereka sudah berpuluh tahun menguasai tanah tersebut.

Pada akhir upayanya, Suyatno sebagai pemegang kuasa dari para waris keturunan Tuan Lantar, memberikan Kuasa secara mutlak kepada Panjinasional untuk segala urusan tentang bagaimana kelanjutan pengurusan lahan termasuk menentukan siapa lowyer yang akan ditunjuk dan siapa pihak yang mendanainya.

Baru-baru ini Suyatno berangkat ke Jakarta bertemu dengan pihak yang bersedia membantu kepengurusan hak warisnya secara benar dan tepat sasaran, termasuk bagaimana mengahadapi instansi dan birokrasi juga para pengusaha gajah, tak lain agar para waris keturunan Tuan Lantar dapat mencapai dan bisa segera menikmati warisan dari buyutnya Tuan Lantar.

Namun gejalanya ada pihak yang mendekap surat-surat dokumen resmi berinisial SB tidak konsisten, sehingga pihak di Jakarta yang ingin ditunjukkan dokumennya merasa dipencundangi oleh SB, karena surat dokumen Tuan Lantar dibawa pergi disaat sedang berdiskusi membahas proses pengurusan tanah waris milik Tuan Lantar.@gtt

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen + eight =