Tahun 2020 Kabupaten Sumenep Bebas Dari Desa Tertinggal

0
186
Keterangan foto: Moh. Ramli Kadis PMD Kabupaten Sumenep. 31/10/2020 (Panjinasional)

Sumenep, www.panjinasional.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, mulai menargetan ditahun 2020 ini Kabupaten Sumenep bebas dari Desa tertinggal.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumenep Moh. Ramli, menyampaikan bahwa ditahun 2020 ini Kabupaten Sumenep sudah nyata ada program prioritas penanganan kemiskinan terutama melalui Rehab Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH) sebanyak 700 unit rumah lebih. Terutama melalui kebijakan dari penggunaan Dana Desa ( DD) Minimal 2 (dua) unit RTLH perdesa.

“Ini kebijakan yang spektakuler dalam program penanganan kemiskinan,” ucap Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumenep. Moh. Ramli., Sabtu (31/10/2020)

Lebih lanjut dia (Ramli) memaparkan, berdasarkan IDM ditahun 2020 ini, di Kabupaten Sumenep ada sebanyak 48 desa maju dan 282 desa berkembang. “Ini progres kemajuan dari tahun sebelumnya 2019 di Kabupaten Sumenep ada 100 desa tertinggal 211 desa berkembang, dan 19 desa maju. Jadi ada progres keberhasilan kita mengawal pelaksaan pembangunan di Sumenep,” katanya.

Keberhasilan itu, jelas Ramli, ada 3 (tiga) indikator dalam IDM ini, yakni, komponen yang dipakek indek ketahanan sosial, indek ketahanan ekonomi dan indek ketahanan lingkungan. “Dari tiga indikator ini diakumulasi diperoleh data tingkat perkembangan desa dimaksud,” jelasnya

Sehingga, DPMD mempunyai target mengantarkan desa kepada satu tingkatan desa mandiri. “Obsesi kita mengantarkan desa tidak sekedar membangunkan maju, tapi bisa dalam posisi mandiri.

Namun, semua itu, kata mantan Kadinsos ini, butuh keperdulian semua komponen, sebab, dari indek tersebut, butuh keterlibatan partisipasi dan keperdulian semua pihak. “Semisal Indek ketahanan sosial, dihadapkan dipengarugi oleh dimensi modal sosial bagaimana solidaritasnya, dengan kebiasaan gotong royongnya, dan toleransi kesehatan, pendidikan,” sambung dia

“Sehingga, secara talkdown pemerintah Kabupaten dan pusat merasa punya tanggungjawab melakukan pembinaan semua persoalan di desa ini,” paparnya.

Keberhasilan ini Imbuh Ramli menjadi Kado pada peringatan hari jadi Kabupaten Sumenep ke 751. “Dan Pemerintahan Super mantap Jilid II.” Imbuhnya.@Adv/qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here