RAKER DEWAN KESENIAN SIDOARJO 2020 DIBUKA ASROFI (KEPALA DIKBUD) MEWAKILI Pj. BUPATI SIDOARJO.

0
75
Rapat kerja Dewan Kesenian Sidoarjo. Bambang Suroso Tim Penilai dalam memberikan pandangan tentang Dewan Kesenian Sidoarjo kedepannya

Sidoarjo www.panjinasional.net – Diselenggarakan di Meeting Room Flamboyan 1&2 Fave Hotel Sidoarjo, Raker Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) dengan mengusung tema Mengoptimalkan Kinerja Dewan Kesenian Sidoarjo dalam membangun Ekosistem berkesenian yang produktif guna menunjang peningkatan perekonomian bagi seniman dan pemerintah daerah tgl 24 – 25 Oktober 2020.

Ali Asfandi Ketua Umum Dekesda Kab Sidoarjo

Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus mewakili Pj Bupati Sidoarjo Asrofi, salah satunya berharap Dekesda harus mampu mewujudkan formula kegiatan kesenian yang aman dan sehat dimasa pandemi Civid-19 ini, karena selama ini Aktivitas Kesenian hampir tidak ada.

Kedepannya Dekesda harus mendatangkan pakar kesehatan agar lebih Valid dalam mewujudkan formula cara-cara berkesenian yang sehat dan aman, tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Asrofi menyarankan agar Raker Dekesda selain mampu menghasilkan Rekom mengenai strategi kegiatan seni budaya di era pandemi Covid-19 juga meningkatkan produktivitas kesenian yang berdampak kesejahteraan kepada pelaku dan pekerja seniman.

Ali Aspandi, Ketua Dewan Kesenian Sidoarjo, mengatakan, Raker Dekesda kali ini, selain tujuan untuk mengevaluasi aktivitas Dekesda thn 2021.

Disisi lain, Bambang Suroso yang biasa di panggil Mbah Suro, satu dari 6 orang peninjau, mengatakan bahwa dirinya dalam waktu beberapa tahun sempat melakukan kegiatan rutin dalam bentuk Sarasehan keliling dari kecamatan ke kecamatan yang berlabel FORMAT (Forum Malam Jum’at) Kegiatan tersebut demi menjaga bahwa Dekesda itu masih ada, waktu itu Bpk Hartono Aji sebagai ketua Dekesda Sidoarjo. Ujar Mbah Suro.

Dalam pandangan umum, Bambang Suroso berharap Dekesda ke depan’nya harus bisa melakukan kerjasama yang baik sesama pengurus dengan cara terbuka dan di landasi ke ikhlasan tanpa tendensi apapun, membangun komunikasi yang baik dan selalu berkoordinasi dengan Ketua umum, buang jauh-jauh dan dendam dalam-dalam perasaan irih dengki, tidak senang, mangkel, serta pemikiran yang Distruktif, ingat waspada dan hati-hati, di Sidoarjo ini bila ada Organisasi yang baik dan Solid pasti ada penyusup dan oknum yang menganggu jadi benalu untuk merusui dan merusak, imbuhnya.

Dalam acara sidang komisi A (Organisasi) Bambang Suroso mengapresiasi kinerja Dekesda tiga tahun terakhir yang sudah mampu mempunyai capaian yang luar biasa, diantaranya pada waktu serah terima jabatan. Dekesda hanya punya barang inventaris satu pcs yaitu Setempel Dekesda dan saat ini sudah mempunyai 19 (sembilan belas) item, laptop, kursi, dll, termasuk gedung ke sekretariatan yang sejak tahun 1995 didambakan baru terwujud di tahun 2020 ini.*luc/bs.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here