Saatnya Hidup Sehat Melalui Bersih Lingkungan

0
50
Yuliana Rachmawati saat memaparkan materinya.

SEMARANG. www.panjinasional.net – Penyedotan air bawah tanah melalui sumur secara berlebihan bisa mengakibatkan tanah menjadi kering. Selain itu, juga bisa menyebabkan terjadinya penyusutan tanah di atas sumber air yang diserap tersebut. 

“Penyedotan air secara berlebihan ini kalau tidak segera dibatasi, lama-lama tanah akan ambles ke dalam dan otomatis akan berdampak pada perusakan bangunan di atasnya,” kata aktivis lingkungan dari Yayasan Bintari Semarang, Yuliana Rachmawati, S.SI, M.Ling ketika menjadi narasumber sosialisasi bersih lingkungan yang diprakarsai Koordinator LPMK Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Sabtu (24/10/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ngaliyan Agus Priharwanto yang juga menjadi narasumber, Ketua LPMK Koordinator Kecamatan Ngaliyan H Masduqi, para lurah serta seluruh pengurus dan ketua LPMK se Kecamatan Ngaliyan. Sebelum acara sosialisasi, ada 4 LPMK yang mendapat hadiah tropi karena mendapat nilai paling tinggi penataan administrasinya. 

Dalam penilaian yang diketuai Dr Ir Suwarno Widodo M.SI (LPMK Kota Semarang), ditetapkan LPMK Purwoyoso sebagai juara pertama penilaian administrasi yang dijalankan selama kurun waktu per September 2029. Diikuti secara berurutan LPMK Tambakaji, Wonosari dan Bambankerep.

Yuliana menjelaskan pembuatan sumur artetis atau sumur bor, berjalan seiring dengan bertambahnya populasi penduduk yang diwujudkan dalam pengembangan perumahan ataupun pabrik-pabrik. Meski demikian, upaya meminimaisir penyedotan air bawah tanah harus dilakukan secara maksimal baik oleh masyarakat itu sendiri maupun melalui pengetatan aturan perundang-undangan. 

Selain persoalan air bawah tanah, persoalan resapan air  sebagai penyeimbang penyuplai kebutuhan air juga menjadi bahasan. Karenanya,  keberadaan bendungan, tandon air, sendang maupun biopori, harus dimaksimalkan.

“Kami juga prihatin Indonesia menempati urutan kedua penghasil limbah plastik dunia setelah China. Untuk itu mari kita stop penggunaan plastik dan memulainya dengan bersih lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tandasnya. (Mim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here