KETUA KOMISI II : PENGEMBANGAN WISATA DESA DI GRESIK BUTUH REGULASI

0
108
Syahrul Munir Ketua Komisi II PKB
Syahrul Munir PKB

GRESIK, www.panjinasional.net – Bermunculannya tempat wisata baru di kabupaten gresik bisa menjadi penunjang peningkatan perekonomian desa sehingga bisa menjaddi desa mandiri. Pengelolaan yang baik terhadap aset desa tersebut juga menambah pendapatan asli desa yang sangat bermanfaar untuk menunjang pembangunan desa juga mensejahterahkan masyarakat.

Namun belum adanya regulasi yang mengatur pengembangan wisata desa tersebut membuat Pemerintah Kabupaten gresik belum memiliki cantolan hukum guna mengucurkan APBD untuk membantu pemerintah Desa dalam mengembangkan potensi wisata yang ada.   

Seperti diketahui, wisata desa di Gresik seperti Selo Tirto Giri (Setigi) di Desa Sekapuk Kec. Ujung Pangkah yang memanfaatkan lahan bekas tambang dan pembuangan sampah itu mampu menjadi “Desa Miliader” karena penghasilan dari wisata ini mencapai miliaran rupiah dalam setahun.

Tingkat kesejahteraan masyarakat setempat pun meningkat setelah ada wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut. Begitu juga dengan Wisata Wagos yang berdekatan dengan Setigi, serta  wisata pantai di Desa Dalegan Kec. Panceng.

“Wisata desa ini mampu menjadikan desa semakin mandiri, dampaknya perekonomian masyarakat pun terdongkrak, Kami ingin menumbuhkan desa-desa mandiri lain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Gresik melalui pengembangan wisata desa,” kata Syahrul.

Untuk itu DPRD Kabupaten Gresik berencana mengusulkan regulasi yang mengatur pengembangan wisata desa. Agar pemerintah bisa turut serta membantu terwujudnya potensi yang ada di desa. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, (7/10/2020) .

Maka perlu adanya studi banding ke daerah lain yang sudah berhasil dalam mengembangkan potensi yang ada dan yang telah memiliki regulasi atau Perda.  Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), selain itu melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah sebagai referensi.

Lebih lanjut ia mewacanakan jika sejumlah wisata desa terbangun dengan baik, akan ditata terkait paket wisata di Gresik, sehingga dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wisata Setigi menjadi satu-satunya sektor wisata yang tumbuh di tengah wabah Covid-19. Ini bukti jika wisata desa mampu menciptakan desa yang tangguh dengan kemandirian ekonomi.

“Melalui alokasi dana pada APBD, kami yakin akan banyak wisata desa di Gresik yang akan bermunculan,” tutupnya. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 + 7 =