Anggota Polrestabes Duduk Sebagai Saksi Persidangan BB Sabu 1.Kwintal di PN Surabaya

0
87

Panjinasional. Surabaya – Persidangan versi telekonfrence terbuka untuk umum digelar diruang Garuda 2 Selasa (5/10), dalam sidang kali ini JPU Damang Anubowo dari Kejari Surabaya menghadirkan saksi penangkap Ali Fakhrudin dari Polrestabes yang menangkap Ari Wirawan dan Iwan Hadi Setiawan dikawasan angkringan dekat SPBU Jagir Wonokromo.

Aris terdakwa Pemilik sabu 1 Kwintal

Para terdakwa telah melakukan percobaan atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindakan pidana narkotika atau prekusor narkotika ,yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual menjual,membeli,menerima,menjadi erantara dalam jual beli ,menukar atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 gram.

Berawal pada hari Senen 11 Mei 2020 dikawasan Apartemen Bale Hinggil Tower B kamar 2308 jln Soekarno Surabaya telah dilakukan penangkapan terhadap Iwan Hadi Setiawan (meninggal) berkas terpisah didapat barang bukti sabu seberat 100 gram dan hanphone.

Diperoleh dari chat hanphone terdapat komunikasi dengan terdakwa Ari selaku kurir/pengirim barang laknat tersebut kepada pemesannya, yang kemudian oleh Ali Fakhrudin dan Agus Suprianto petugas dari Reskoba Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan kepada Ari ,dan dilakukan interogasi kepada terdakwa sebagai kurir sabu, dalam penggeledahan petugas mendapat barang bukti 1 hanphone merk Samsung warna silver ,satu kartu ATM BCA  a/n terdakwa Ari Irawan ,dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih.

Perlu diketahui, bahwa terdakwa Ari sudah berkali kali transaksi menjual narkoba yang jumlahnya sangat signifikan kepada pemesannya dan terdakwa Ari sudah banyak menikmati uang ongkos kirim barang haram tersebut.

Dari pengembangan petugas didapat barang bukti sabu seberat 100 kilo ( 1 kwintal ) dirumah Iwan Hadi Setiawan, kemudian dilakukan sampling uji laboratoris kriminalistik dan dalam BAP nomor : LAB.5100/NNF/2020 pada hari Selasa tanggal 6 Juni 2020.

Diperoleh kesimpulan bahwa benar bahwa BB tersebut adalah benar kristal metamfetamina golongan I no urut 61 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Atas perbutan terdakwa JPU Damang Anubowo dengan surat dakwaan no reg perkara : PDM – 537 / Enz.2/09/2020 sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tentang Narkotika .

Usai sidang dikonfirmasi kepada Farizi SH selaku kuasa hukum terdakwa yang mengatakan bahwa terdakwa bukanlah pemilik sebenarnya, BB sabu satu kwintal tersebut adalah milik Hadi dan Hadi sendiri sudah meninggal saat terjadi penangkapan” jelas Farizi,**ys/man/sim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two + 6 =