BPCB Jatim Cek Keberadaan Di Temukannya Situs Purbakala Di Desa Ngenep

0
75
Hariyoto bersama Suwardi saat pengecekan penemuan situs purbakala di desa Ngenep

Malang, Panjinasional : Petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya ( BPCB ) Jawa Timur melakukan pengecekan keberadaan di temukannya ceceran batu bata dengan ukuran 20 x 10 cm yang di duga situs purbakala peninggalan kerajaan di desa Ngenep kecamatan Karangploso kabupaten Malang.

Saat pengecekan situs purbakala ini, Balai Pelestarian Cagar Budaya ( BPCB ) Jatim di dampingi oleh kepala desa Ngenep bersama Dinas Pariwisata kabupaten Malang, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Ngenep. Senin ( 5/10/2020 ).

Di sampaikan oleh koordinator candi-candi se-malang raya dari balai pelestarian cagar budaya ( BPCB ) Jawa Timur Hariyoto bahwa penemuan situs purbakala berupa ceceran  batu bata ini di temukan saat proses pembangunan perumahan yang di laksanakan oleh  PT Taman Tirta. 

” Setelah mendapatkan informasi maka kami di tugaskan meninjau di tempat di temukannya situs purbakala ini.

Setelah datang ke lokasi dan sudah di lalukan pengecekan maka hasilnya akan kami laporkan kepada kepala BPCB Jawa Timur.

Mudah-mudahan hasil dari laporan ini akan segera di tindak lanjuti sehingga BPCB Jatim segera mendatangkan arkeolog untuk melaksanakan  penelitian, pengalian dan penarikan untuk melihat struktur dari batu bata yang tercecer ini.

Kami mengucapkan terima kasih kepada pengembang PT Taman Tirta yang sudah menginformasikan di temukan situs tersebut.

“Di harapkan dengan di temukannya sejarah situs ini nantinya akan berguna bagi anak cucu kita “. imbuhnya.

Kepala Desa Ngenep Suwardi menyampaikan bahwa dengan di temukannya situs ini maka langsung di lakukan koordinasi dengan pihak Polsek, Koramil dan warga desa Ngenep untuk melakukan pengamanan area.

” Kami juga sudah memberikan pemberitahuan kepada PT Taman Tirta untuk menghentikan terlebih dahulu untuk proses pembangunannya, hingga selesai proses penelitian situs purbakala peninggalan kerajaan ini.

Pihak PT Taman Tirta juga menyadari dan saat ini juga sudah menghentikan proses pembangunan perumahan tersebut “. jelasnya. (Er).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here