SD Muhammadiyah 15 Surabaya, Gelar Parenting School secara Virtual

0
88
Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya Plt Ali Shodiqin M.Pd

Sidoarjo. www.panjinasional.net  – Parenting School adalah sebagai ilmu  mendidik baik sebagai orang tua maupun sebagai guru, agar dapat mengupayakan pola didik asuh anak yang tepat dan baik.

Masa penyebaran covid-19 ini belum mereda,  menjadikan kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan dari rumah masing-masing. Guru dan siswa harus harus melaksanakan aktivitas pembelajaran dengan Virtual atau DARING (dalam jaringan).

Termasuk  yang dilaksanakan SD Muhammdiyah 15 (Limas) Surabaya,  menggelar kegiatan Parenting School secara On line bersama Ustadz Munif Chatib (Konsultan Pendidikan). Kegiatan ini dilaksanakan di ruangan  kepala sekolah. Sabtu, 26 September 2020 muĺai pukul 09.00 – 11.00. Dan  dihadiri Drs. Muhammad Maskur Pimpinan Muhammadiyah Cabang Surabaya.

Kepala sekolah (Plt) Ali Shodiqin M.Pd menyampaikan, “selama ini kita sebagai guru belum pernah mengadakan parenting school secara online. Kegiatan ini dengan tujuan paling tidak kita mengetahui apa harapan orang tua,  dalam proses pembelajaran daring dalam masa pandemi covid-19 ini, yang kedua  adalah mencari solusi kalau  ada masukan dari wali murid tentang proses pembelajaran selama dilaksanakan di SD Muhammadiyah 15 ini.

“Selanjutnya kita akan mengadakan poros pembelajaran yang disesuaikan keinginan pihak sekolah, maupun orang tua; kemudian yang terakhir adalah mengevaluasi apa yang kita harus diperbarui dari apa yang kita laksanakan” lanjut Ali Shodiqin.

“Ini merupakan ujian buat kita sebagai umat manusia tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia jadikan ini sebagai pembelajaran bahwa kita mengadakan kegiatan atau pembelajaran yang sifatnya konstruktif buat diri kita jaga diri kita kemudian orang lain. Dan semoga dengan kegiatan ini kita bisa menemukan satu arah satu tujuan yang sama antara orang tua,  guru, dan lembaga yang kita miliki ” ungkapnya.

Sementara itu Pimpinan Cabang Muhammadiyah Surabaya Drs. Muhammad Maskur mengatakan, “tiga komponen pendidikan, orangtua, sekolah dan masyarakat ini kita sangat berharap besar oleh karena itu pimpinan cabang muhammadiyah kegiatannya selain pembangunan fisik tapi yang paling penting kami berharap pada guru – guru dan karyawan untuk menjiwai pendidikan”.

“Pendidikan ini tidak hanya sekedar menjadikan orang pintar, kita harus  berfikir kedepan, anak – anak sebagai generasi berikutnya kalau salah mendidik mereka akan  mendapatkan dunia tapi akherat tidak dapat, ini berat tidak ada sandaran hidup pada sang Pencipta hidup. Jadi tujuan pendidikan ini adalah mencetak generasi yang berakhlaq mulia, jujur, disiplin dan bertanggung jawab” pungkasnya ***afd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here