Akun Twitter @HMSoeharto1921, membuka hasil Visum Jenderal Korban G30S-PKI tahun 1965

0
213
Caption image @HMSoeharto1921
Caption image @HMSoeharto1921

Nasional – Panjinasional.net – Beredar di twitter akun dengan nama @HMSoeharto1921 membeberkan hasil visum et revertum para korban G30S-PKI yang terjadi pada tahun 1965. Berikut thread yang dibuat

‘VISUM ET REVERTUM PAHLAWAN REVOLUSI’

Untuk diketahui generasi muda bagaimana kekejaman PKI terhadap Jenderal-Jenderal dan Perwira Angkatan Darat dalam Gerakan 30 Sepetember (G30S-PKI).

Inilah Hasil Otopsi 7 Perwira TNI AD Korban G30S Berdasarkan Visum et Repertum https://t.co/zSulH8fadd
Tepatnya setelah para korban G30S ditemukan di dalam sumur di Lubang Buaya, Jakarta Timur, 4 Okotober 1965.
Tujuh mayat jenderal itu lantas dibawa ke RSPAD guna diotopsi.
Utk menangani mayat-mayat tersebut, dibuatlah tim yang terdiri dari dua dokter RSPAD, yaitu dr Brigjen. Roebiono Kartopati dan dr. Kolonel. Frans Pattiasina; lalu ada tiga dari Ilmu Kedokteran Kehakiman UI, Prof. dr. Sutomi Tjokronegoro, dr. Liau Yan Siang, dan dr. Lim Joe Thay.


Achmad Yani

  • Luka Tembak masuk: 2 di dada kiri, 1 di dada kanan bawah, 1 di lengan kanan atas, 1 di garis pertengahan perut, 1 di perut bagian kiri bawah, 1 perut kanan bawah, 1 di paha kiri depan, 1 di punggung kiri, 1 di pinggul garis pertengahan.
  • Luka tembak keluar: 1 di dada kanan bawah, 1 di lengan kanan atas, 1 di punggung kiri sebelah dalam.
  • Kondisi lain: sebelah kanan bawah garis pertengahan perut ditemukan kancing dan peluru sepanjang 13 mm, pada punggung kanan iga kedelapan teraba anak peluru di bawah kulit.

R. Soeprapto

  • Luka tembak masuk: 1 di punggung pada ruas tulang punggung keempat, 3 di pinggul kanan (bokong), 1 di pinggang kiri belakang, 1 di pantat sebelah kanan, 1 di pinggang kiri belakang, 1 di pantat sebelah kanan, 1 di pertengahan paha kanan.
  • Luka tembak luar: 1 di pantat kanan, 1 di paha kanan belakang.
  • Luka tidak teratur: 1 di kepala kanan di atas telinga, 1 di pelipis kanan, 1 di dahi kiri, 1 di bawah cuping kiri.
  • Kondisi lain: tulang hidung patah, tulang pipi kiri lecet.

M.T Haryono

  • Luka tidak teratur: 1 tusukan di perut, 1 di punggung tangan kiri, 1 di pergelangan tangan kiri, 1 di punggung kiri (tembus dari depan).

Soetojo Siswomiharjo

  • Luka tembak masuk: 2 di tungkai kanan bawah, 1 di atas telinga kanan.
  • Luka tembak keluar: 2 di betis kanan, 1 di atas telinga kanan.
  • Luka tidak teratur: 1 di dahi kiri, 1 di pelipis kiri, 1 di tulang ubun-ubun kiri, di dahi kiri tengkorak remuk.
  • Penganiayaan benda tumpul: empat jari kanan.

S. Parman

  • Luka tembak masuk: 1 di dahi kanan, 1 di tepi lekuk mata kanan, 1 di kelopak atas mata kiri, 1 di pantat kiri, 1 paha kanan depan
  • Luka tembak keluar: 1 di tulang ubun-ubun kiri, 1 di perut kiri, 1 di paha kanan belakang
  • Luka tidak teratur: 2 di belakang daun telinga kiri, 1 di kepala belakang, 1 di tungkai kiri bawah bagian luar, 1 di tulang kering kiri
  • Kekerasan tumpul: tulang rahang atas&bawah.


D.I Panjaitan

  • Luka tembak masuk: 1 di alis kanan, 1 di kepala atas kanan, 1 di kepala kanan belakang, 1 di kepala belakang kiri.
  • Luka tembak keluar: 1 di pangkal telinga kiri.
  • Kondisi lain: punggung tangan kiri terdapat luka iris.


Piere Tendean

  • Luka tembak masuk: 1 di leher belakang sebelah kiri, 2 di punggung kanan, 1 di pinggul kanan.
  • Luka tembak keluar: 2 di dada kanan.
  • Luka tidak teratur: 1 di kepala kanan, 1 di tulang ubun-ubun kiri, 1 di puncak kepala.
  • Kondisi lain: lecet di dahi dan pangkal dua jari tangan kiri.

#MenolakLupa

#menolaklupasejarah

#Janganhapuspendidikansejarah

caption halaman profil twitter @HMSoeharto1921

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here