Program ADD 2020 Dialokasikan untuk Pembangunan Pagar Kantor Desa Rejosari

0
84

Panjinasional. Madiun – Meski pandemi Covid 19 masih belum reda,kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan untuk memajukan daerah tetap harus berjalan.Pemerintah saat ini terus bekerja keras memerangi dan menanggulangi pandemi Covid 19 dengan mengambil beberapa kebijakan yang antara lain menerapkan protokol kesehatan yang ketat,seperti penerapan PSBB dan Psycal Distancing.Pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap penyebaran pandemi Covid 19 ini dan terus berupaya mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan di semua daerah.

Ditengah pandemi Covid 19 ini, Pemerintahan Desa Rejosari,Kec.Kebonsari Kab.Madiun tetap melaksanakan program pembangunan untuk kemajuan desa supaya kondisi desa menjadi maju, berkembang dan mandiri. Setiap anggaran yang ada,selalu diserap dan digunakan seoptimal mungkin untuk pemerataan pembangunan desa.

Sehingga semua masyarakat desa dapat merasakan dan menikmati hasil pembangunan yang anggarannya telah digelontorkan oleh pemerintah baik APBN maupun APBD.Untuk anggaran yang bersumber dari ADD, Kades Sumaryono memfokuskan pembangunan Pagar Kantor Desa untuk mempercantik wajah kantor desa.Karena kebetulan posisi Kantor Desa Rejosari,Kec.Kebonsari Kab.Madiun berada di pinggir jalan poros kabupaten madiun.

“Karena Kantor Desa Rejosari ini berada di pinggir jalan raya atau jalan poros kabupaten maka untuk anggaran ADD 2020 digunakan untuk pembangunan pagar kantor desa.Dibangunnya pagar kantor desa ini supaya kondisi kantor desa menjadi lebih baik dan indah.Sebenarnya sudah lama ingin membangun pagar ini tetapi anggaran baru bisa terlaksana tahun ini,” Terang Kades Sumaryono.(22/9/2020).

Menurut Yanto selaku Bendahara desa bahwa pembangunan pagar ini dianggarkan sebesar 102 jutaan dan baru dilaksanakan sekitar 1 minggu berjalan.Dengan dibangunnya pagar ini,kondisi wajah kantor desa bisa menjadi lebih baik dan dapat memberikan kesan nyaman bagi pelayanan publik ke masyarakat desa khususnya.”Iya sudah lama punya keinginan mempercantik penampilan wajah kantor Desa Rejosari ini tetapi baru terealisasi tahun ini dari anggaran ADD 2020.

Karena semua pembangunan memang terbentur dengan keterbatasan anggaran ,”Terang Khoirudin ketua TPK kepada awak media. (Warti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here