Meningkatkan Daya Jual Beli Konsumen, Kelompok 11 KKN-T UMSIDA Ajak UMKM Branding Produk

0
98
Proses Pembuatan Sketsa Logo, penempelan label produk hingga finising

Panjinasional. Sidoarjo – Sejak Maret 2020 pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia, banyak sektor yang terdampak. Para pemilik UMKM khususnya dituntut untuk semakin kreatif dan bertahan dalam masa yang sulit ini. Salah satu supaya produk memiliki nilai jual yang tinggi, dapat dilakukan seperti melakukan branding produk dan melakukan pemasaran melalui online. Ini yang dilakukan oleh salah satu anggota kelompok 11 KKN-T UMSIDA (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo), M. Dio Dwi Septian. Dengan kemampuannya dalam mengoperasikan program Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator, ia melaksanakan program kegiatan KKN bertajuk Pendampingan UMKM di Lingkungan RT Menuju Layanan Customer Online atau Digital Marketing di Desa Kutuk Barat, Sidokare, Sidoarjo. Kegiatan yang dilaksanakan sejak 9 Agustus sampai 20 September 2020 ini menuai respon positif dari pemilik UMKM, Bagus Arya yang memiliki usaha rengginang dan rambak di Sidoarjo.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini selain merupakan rangkaian program kerja kelompok 11 KKN-T UMSIDA, yaitu guna meningkatkan kualitas produk dengan cara branding. “Saya ingin membantu pemilik usaha tersebut untuk meningkatkan kualitas produknya dengan membranding produknya.”, jelas Dio.

Dalam aspek branding, Dio mengajak usaha untuk membuat logo menggunakan program yang akan memudahkan pemilik dalam membranding produk dengan pelatihan. Ia menjelaskan bahwa, “yang nantinya akan dibranding yaitu akan melakukan pendampingan dan pelatihan pemilik usaha dalam pembuatan identitas usaha atau logo usaha, kemudian akan dilakukan pembuatan desain yang lebih modern untuk kemasan produk supaya meningkatkan daya tarik konsumen.” . Tidak berhenti sampai disitu saja, setelah membuat logo produk, dilanjutkan dengan pemasaran online, dengan harapan supaya masyarakat lebih mengenal produk Rengginang dan Rambak yang dikelola oleh Mas Arya yang menjadi sapaannya.

Luaran dari kegiatan ini diharapkan bahwa pemilik UMKM dapat membranding produknya supaya meningkatkan daya jual beli konsumen, dan ke depannya dapat lebih berinovasi dalam produknya. Arya memberi tanggapan positif atas kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok 11 KKN-T UMSIDA ini, “sangat senang karena sangat membantu sekali, dan juga bisa menaikkan profit penjualan dengan desain kemasan yang baru dan sangat inovatif”  (M. Dio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here