Penerapan Perbub 53Th 2020, Sasaran Utama Tidak Mematuhi Protokol Kesehatan Kena Sangsi

0
75

Sampang Panjinasional.net – Perhari ini bagi pelanggar yang tidak menggunakan Masker akan di kenakan Sangsi sidang di tempat hal ini di lakukan kerja sama Pemkab – Polri -TNI 
Dengan di terbitkannya peraturan Bupati (Perbup) No.53 tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 Sudah mulai di berlakukan 
Sebagai tindak lanjut dengan terbitnya intruksi presiden No. 6 Th 2020 tentang peningkatan dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) pencegahan dan pengendalian covid-19 di kabupaten sampang

Operasi Yustisi di kabupaten Sampang sudah mulai di laksanakan dengan Sangsi sebagaimana memberikan efek jera dan mematuhi protokol kesehatan demi mempersempit Penularan Covid-19 di masa New Normal 

Di Aula pendopo, satu Jajaran Forkopimda melakukan Persiapan Operasi Yustisi yang akan di laksanakan di depan Pengadilan Negeri jln Jaksa Agung Suprapto, kegiatan di mulai jam 19.30 sampai selesai. Rabu 17 /10/20

Di konfirmasi wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat menyampaikan bahwa malam ini akan menerapkan Perbup 53 tahun 2020 bersama pemerintah kabupaten sampang, bersama forkopimda, dan menyediakan mobil HUNTER untuk memburu yang tidak mematuhi protokol kesehatan Khususnya yang tidak memakai masker.

Titik Operasi Yustisi di lakukan di perempatan barisan di depan pengadilan Negeri Sampang disitu kita arahkan, kita lakukan operasi, nanti kita bersama forkopimda, Kapolres dan Dandim 0828 akan melihat langsung kegiatan mobil HUNTER untuk pemburu pelanggar protokol kesehatan

Terkait mekanisme pengaman perorangan yang tidak memakai masker, itu  sudah di atur Perbup No.53 tahun 2020 dikenakan sangsi setinggi – tingginya sebesar RP 100.000.

Berlakunya Operasi Yustisi Dengan Sangsi  mulai saat ini di lakukan sampai pandemi Covid -19 selesai .tentunya Sangsi ini di berikan bagi pelanggar protokol kesehatan. Ucapnya (San/Mal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here