Tanah Tuan Lantar Dikuasai Negara. Ahli Waris Tantang Adu Dokumen

0
181
Suyatno Ahli waris Tuan Lantar saat berada dikantor Berita Panjinasional
www.panjinasional.net, Gresik, Jawa Timur – Merasa memiliki warisan dari kakek buyutnya Lontar alias Tuan Lantar seluas 600 hektar lebih Suyatno alias Pak Joss berkali-kali mendapat hambatan seakan data dan surat-surat peninggalan Tuan Lantar dilemahkan, kini pria yang memiliki julukan Suro Bledeg ini berani membuktikan. 
“Semua yang melemahkan data surat peninggalan yang dimiliki Pak Joss (Suyatno) tidak berani adu data, sehingga berbagai alasan dibuat dengan alibi pembenaran” ujar salah satu sosok Jendral (Mayjen M.A.S) yang berada dibalik tim Suyatno. 
Mau pembuktian apalagi, surat-surat dokumen asli ada di saya, semuanya asli dan sudah di akui dan diterjemahkan oleh Balai Harta Peninggalan Kemenkumham RI. kata sosok yang ber inisial M.A.S seakan menjawab semua alibi pembenaran oleh masing-masing perwakilan pengusaha yang sudah bertahun-tahun menempati tanah lahan milik Tuan Lantar dengan alasan punya hak sewa dari Negara, sehingga sang Jendral naik pitam “Negara yang mana??” ucapnya. 
Artinya hasil penelusuran awak media menganalisa, bahwa lahan atau tanah milik Tuan Lantar tersebut yang sudah berpuluh tahunan dianggap tak bertuan alias Terlantar, sehingga diduga oleh pemerintah setempat dikuasai dan disewakan kepada pengusaha diantaranya di lahan tersebut sudah berdiri PN Garam. Maspion dan Pabrik Mie Sedaap dan lain-lain. 
Pertanyaannya, dana sewa atas seluruh tanah yang ditempati beberapa perusahaan besar di wilayah Kabupaten Gresik tersebut apa benar – benar masuk Negara??. 

BACA JUGA: https://panjinasional.net/2020/09/10/ahli-waris-tuan-lantar-bakal-ambil-alih-tanah-600ha-yang-dikuasai-pn-garam-mie-sedaap-dan-maspion-di-wilayah-manyar-gresik/

“Kita buktikan nanti, dikembalikan atau dibayar” ujar M.A.S kepada Tim Redaksi Panjinasional saat bertatap muka membahas langkah menarik aset milik Tuan Lantar seluas 600 HA yang diperkirakan dari Ujung Pangkah hingga Pelabuhan Gresik.
Sedangkan langkah yang akan dilakukan oleh Sosok Jendral ini dengan tegas dikatakan, kalau pihak-pihak terkait diantara para pengusaha gajah dan pejabat terkait masih menggunakan alibi pembenarannya maka ia akan menggunakan sikap tegas, secara hukum nasional maupun internasional, ujarnya mengakhiri wawancara dengan wartawan Panjinasional***tim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here