Cabang BRI, Dapatkan Reward dari Kapolres Sampang Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

0
96
Sampang Panjinasional – Sebelum kegiatan operasi Yustisi Protokol kesehatan di gelar Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, didampingi Dandim 0828 Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum, Ketua pengadilan negeri sampang Irianto Prijatna Utama, S.H., M.Hum mengunjungi Pimpinan Cabang BanK BRI sampang memberikan penghargaan dengan menerapkan protokol kesehatan sejak pandemi Covid-19. Senin 14/10/2020.

Ungkapan terima kasih di sampaikan oleh Pimpinan  Bank BRI Sampang Muannas menyampaikan terima kasih kepada Satgas Covid -19 , kapolres Sampang dan Dandim 0828, ketua pengadilan negeri mengunjungi BRI terkait dengan penerapan protokoler Covid-19.

Kami punya satu kantor cabang dan tujuh BRI unit yang berada di wilayah kabupaten Sampang telah menerapkan protokoler covid -19 sejak awal pandemi. jadi setiap nasabah yang akan melakukan transaksi ke bank BRI sudah kami lakukan Pertama kepada nasabah untuk mencuci tangan menggunakan Sanitaser dan wajib menggunakan masker. kami terapkan sejak bulan maret yang lalu ,selama pandemi berakhir protokoler tetap kami terapkan.Pungkasnya.

Dilanjut penyampaian kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz terkait Rahasia Masker menjelaskan tentang inpres no.6 tahun 2020 yang di tindak lanjuti oleh pemerintah daerah provinsi jatim dengan perda no.2 tahun 2020 dan pemkab sampang dengan perbub no.5 tahun 2020 isinya merespon dari pada kebijakan pemerintah di mana setiap per orangan atau pelaku usaha semuanya wajib untuk menerapkan protokol kesehatan.

Disini per hari ini melakukan penegakan hukum, berikut sosialisasi secara tegas dalam artian kita melakukan sosialisasi dan pemberian Reward dan Panismen. Pemberian tersebut yaitu pemberian penghargaan yang telah di terima oleh cabang BRI kabupaten Sampang, ketika menemukan per orangan dan badan usaha tidak mematuhi protokol kesehatan kita memberikan sangsi.

Mungkin minggu pertama kita memberikan sangsi berupa teguran baik lisan dan tertulis, terkait sangsi mengatakan tetap ada tahapan jadi selama ini dari pihak gugus tugas sudah melaksanakan sosialisasi namun demikian kita akan mencoba menegaskan kembali sosialisasi berikut dengan sangsi.

Disinggung terkait estimasi menjelaskan kita akan mengevaluasi yang jelas dari pihak BRI menerapkan protokol kesehatan yang seperti ketentuan inpres no.6 tahun 2020. untuk tahapan tahapan pada intinya per orangan.

Pelaku usaha itu harus menerapkan protokol kesehatan itu sendiri, kemudian sangsi yang di sampaikan perbup No 53 ada tahapannya yang pertama teguran lisan, teguran tertulis , sangsi berupa kegiatan sosial, denda per orangan atau pelaku usaha berbeda. poin yang terahir bukan di lakukan untuk saat ini.Pungkasnya

Usai pemberian Reward kepada pimpinan cabang BRI sampang di lanjutkan Acara kegiatan operasi Yustisi Protokol kesehatan di monomin Trunoyo sampang madura (Sani /mal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here