Jakarta Kembali terapkan PSBB Mulai 14 September 2020, Apa saja penerapannya ?

0
89
Ilustrasi PSBB oleh Liputan6.com
Ilustrasi PSBB oleh Liputan6.com

JAKARTA – Panjinasional.net – Melonjaknya korban yang terpapar covid-19 di wilayah DKI Jakarta membuat gubernur DKI Anies Baswedan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai tanggal 14 September 2020 besok. Meskipun menuai protes dwri beberapa pihak Anies mengganggap aturan tersebut guna menekan penurunan grafik yang terpapar covid-19 di wilayah DKI Jakarta.

Dikutip dari okezone.com penerapan PSBB kali ini sedikit berbeda dengan penerapan PSBB sebelum nya. Adapun aturan PSBB DKI mulai besok adalah Perkantoran pemerintah dan swasta diizinkan beroperasi termasuk kategori non-esensial. Hanya saja selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ada pembatasan yang wajib dipatuhi yakni kapasitas 25%.

“Terkait kegiatan perkantoran swasta masuk kategoris non-esensial tetap bisa beroperasi pembatasan. Pimpinan kantor wajib atur dan maksimalkan work from home. Apabila harus kerja di kantor maka tempat kerja wajib membatasi 25% ada di tempat,” tegas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam konferensi pers soal kebijakan PSBB Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Terkait kantor pemerintah, Anies mengatakan, sesuai Peraturan Kemenpan RB, di zona dengan risiko tinggi maka diizinkan beroperasi dengan maskimal 25% dari pegawai.

“Para pemimpin berhak menyesuaikan bila itu untuk pelayanan publik yang mengharuskan melebihi 25% pegawai terkait hukum, bencana,” tuturnya.

Hanya saja, bila ditemukan kasus positif baik di pemerintah atau swasta maka seluruh kegiatan dihentikan. Termasuk juga bila kantor tersebut berada di satu lantai, maka gedung tersebut ditutup.

“Bila ditemukan kasus postif maka seluruh usaha di lokasi tutup paling sedikit 3 hari, bukan hanya kantor, tapi gedung harus tutup 3 hari. Ini sesuai Pergub Nomor 88 Tahun 2020,” tuturnya. 

Dalam penerapan PSBB kali ini tidak diberlakukan penggunaan SIKM untuk masuk wilayah DKI Jakarta seperti penerapan PSBB sebelumnya. Anies berharap penerapan PSBB kali ini efektif menekan tingkat penularan covid-19 di wilayah DKI Jakarta. (Sumber : okezone) . **Tim**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here