Ketua Pengadilan Negeri Gresik Memantau Puluhan Karyawan Yang daftar E-Court

0
169

Panjinasional Gresik – Lobby Pengadilan Negeri Gresik pagi itu terlihat ramai, puluhan mantan karyawan PT.Smelting yang beberapa waktu lalu terkena PHK datang untuk melakukan pendaftaran e-court, nampak beberapa orang masuk juga sebagian menunggu di luar lobby.Selasa  48/9/2020.

Pendaftaran e-court yang ramai-ramai dilakukan itu rupanya untuk berjaga-jaga apabila mereka mengajukan gugatan sederhana terkait hutang mereka kepada PT.Smelting. “sampai saat ini yang sudah datang berkumpul sekitar 30 orang anggota, nanti siang akan datang lagi kira-kira 100 orang anggota” ucap Kasmandani mengawali wawancara dengan wartawan panjinasional 

“Dan sampai saat ini anggota yang sudah terkumpul ada 50 anggota yang akan mengajukan gugatan di pengadilan negeri Gresik, terkait hutang kami kepada PT.Smelting, kami ini menindaklanjuti saran dari Jakarta yaitu Lokataru” tambahnya lagi.

“Iya memang kita akui bahwa kita punya hutang TEE (sarana perumahan), tapi kan hutang itu sudah di cover asuransi (Bumiputera) bilamana terjadi PHK maka pihak  Bumiputera harus membayarkan semua hutang kami kepada PT Smelting” ujar kasmandani Saat ditanya mengapa sebagai orang yang memiliki hutang  malah menggugat pemberi pinjaman.

Saat ditanya mengapa Bumiputera sebagai pihak asuransi sampai saat ini sepertinya belum terseret ke meja hijau terkait pihaknya sebagai penjamin asuransi pinjaman, kasmandani yang biasa akrab dipanggil Danny pun mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan gugatan “salah satunya saat ini sedang berjalan sidang di pengadilan negeri Lamongan, dan untuk yang di Gresik kita lagi persiapkan, dan pernyataan dari pihak bumiputera juga berbeda, kemarin saat pemeriksaan di Polres Gresik tripakarta hadir dan dia menjawab bahwa pihak PT Smelting sampai saat ini tidak pernah mengajukan Klaim kepada pihak asuransi” pungkasnya lagi panjang lebar.

Pertikaian antara mantan karyawan PT.Smelting dengan pihak PT.Smelting sampai saat ini memang masih terus berkelanjutan, terkait masalah hutang para mantan karyawan nya PT.Smelting memang memiliki hak untuk menagih.. sebaliknya mantan karyawan yang tetap berpedoman bahwa pinjaman mereka di cover oleh pihak asuransi yang sampai saat ini belum pernah hadir di meja hijau pengadilan negeri Gresik membuat antara kedua belah pihak belum menemukan titik temu yang terbaik..semoga ada pihak yang mampu menghasilkan solusi dari Bumiputera sesegera mungkin@Er

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here