Sosialisasikan GenRe, Bhakti Saka Kencana BKKBN dilaksanakan Sebagai Tombak Bangga Kencana

1
106

Keterlibatan Remaja dan Peran Gerakan Pramuka Meletupkan Aksi Dunia dalam penunjang Program Bela Negara

Panjinasional.net, Pamekasan – Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur mempunyai rangkaian kegiatan besar yang diadakan dibeberapa wilayah di Jawa Timur.

Ada 3 rangkaian kegiatan besar yang digelar, pertama Bhakti Duta GenRe yang telah digelar pada tanggal 29 Agustus 2020 di Ponorogo, dan 30 Agustus 2020 di kota Madiun. Kedua, Promosi GenRe yang telah digelar pada tanggal 5 September 2020 di Blitar.

Ketiga, Bhakti Saka Kencana yang telah digelar pada tanggal 29 Agustus 2020 di Magetan, 30 Agustus 2020 di Ngawi, 1 September 2020 di Lumajang, 3 September 2020 di Bojonegoro, dan terakhir pada hari ini, tanggal 7 Agustus 2020 di Pamekasan. Khusus pada tanggal 30 Agustus 2020 di Ngawi, acara yang digelar adalah Bhakti Saka Kencana dan Promosi GenRe.

Ada dua tema besar yang diusung dalam kegiatan-kegiatan besar tersebut. Tema pertama adalah “Keterlibatan Remaja untuk Aksi Dunia.” Dan Tema kedua adalah “Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Penanggulangan Bencana Covid 19 dan Bela Negara.”

Perwakilan BKKBN Jawa Timur menggelar kegiatan Bhakti Duta GenRe dan Promosi GenRe adalah untuk memperingati hari Remaja Internasional dan melakukan sosialisasi program GenRe. Sedangkan kegiatan Bhakti Saka Kencana untuk memperingati Hari Pramuka dan sosialisasi program GenRe kepada remaja dan orang tua yang mempunyai anak remaja.

Untuk acara hari ini, Senin (7/9/2020), kegiatan Bhakti Saka Kencana di Pamekasan, Madura, adalah kegiatan terakhir dari rangkaian  kegiatan besar yang digelar Perwakilan BKKBN Jatim di delapan wilayah di Jawa Timur.

Acara yang dimulai dengan pembagian masker di perempatan jalan Gadin dan Harem, dilanjutkan dengan kegiatan Bhakti Saka Kencana melakukan bersih-bersih di area dan masjid di Pondok Pesantren Darul Hikmah, serta memberikan bantuan tempat cuci tangan dan termogun, serta pembagian sembako ke masyarakat.

Hadir dalam kegiatan hari ini, Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd., yang diwakili Kabid KS-PK BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Suhartuti, M.M., Kasubbid Bina Ketahanan Remaja (BKR), Yuyun Evriana, S.E.

Hadir juga Bupati Pamekasan yang diwakili Wakil Bupati dan juga Kepala Kwarcab Pamekasan, H. Raja’e, S.H., Kepala DP3A dan KB, kabupaten Pamekasan, Dra. Yudistina, M.M., Andalan Kwartir Nasional Bela Negara, Drs Boedi Oetomo, Andalan Saka Kwarta Jatim, Endang Soelistyowati, S.St., S.Pd., M.Kes., Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikmah, KH. Ali Wafa Subki, M.Si., dan Camat Pamekasan, Rahmat Kurniadi.

Selain bakti sosial, acara di isi dengan Talk Show Sosialisasi Program GenRe yang menghadirkan Nara sumber yakni Dra. Suhartuti, M.M., Dra. Yudistina, M.M., dan Endang Soelistyowati, S.St., S.Pd., M.Kes.

Suhartuti dalam kesempatan itu mengharapkan bahwa remaja di Kab. Pamekasan dapat merencanakan kehidupan berkeluarga melalui Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP).

“Pendewasaan Usia Perkawinan melalui Program GenRe, diharapkan remaja terbebas dari Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) yaitu seks pra nikah, Napza dan Pernikahan dini,” ungkap Suhartuti.

“GenRe atau Generasi Berencana merupakan Program untuk mewujudkan generasi emas dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah Program PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) merupakan anjuran agar remaja menikah di usia ideal menikah yaitu minimal untuk perempuan 21 tahun dan untuk laki-laki 25 tahun,” tambahnya.

“Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Pramuka diharapkan terjun langsung membantu pemerintah untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat dalam masa pandemi covid 19. Ada protokol kesehatan yang harus dilakukan, yakni 3 M, yakni Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya.

Yudistina, salah satu nara sumber, mengharapkan peserta sosialisasi bisa melakukan sosialisasi program GenRe yang sudah didapat hari ini.

“Diharapkan melakukan sosialisasi Program GenRe di sekitar rumah dan juga mensosialisasikan protokol kesehatan agar terhindar dari covid 19,” ungkapnya.

Kesempatan itu, Endang Soelistyowati mengatakan, Remaja harus semangat, ceria, pantang putus asa.

“Melalui Saka Kencana pemuda dapat berperan dalam pembangunan terutama di bidang Keluarga Berencana dan Pembangunan keluarga. Di saka kencana ada beberapa Krida yaitu Krida Keluarga Berencana, Krida Kependudukan, Krida GenRe, dan Krida KIE. Dan itu salah satu ujung tombak Program Bangga kencana,” ungkapnya.

Sementara, wakil bupati Pamekasan dalam kesempatan itu mengharapkan agar para santri peserta sosialisasi mencapai cita-cita setinggi langit dan berguna bagi nusa dan bangsa, dan jangan nikah dini. @red

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here