BANDAR JARINGAN NARKOBA LINTAS LAPAS JATIM DI TEMBAK MATI

0
141
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir beserta jajarannya menunjukkan barang bukti dan para tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan di Mapolrestabes Surabaya

Ditangkap di Apartemennya di Rungkut, Ditembak Mati di Pasuruan. Tersangka Dika Putranto alias Semar yang ditembak mati karena melawan petugas dengan sajam dan soft gun.

PANJINASIONALSURABAYA – Lagi Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Bongkar JARINGAN sabu-sabu (SS) yang dikendalikan dari balik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Tersangka sebagai kaki tangan langsung seorang napi di Lapas Medaeng, Dika Putranto alias Semar, 40, terpaksa diberi tindakan tegas, dan keras (tembak mati) karena mencoba melawan petugas. Selain Dika, polisi juga menangkap tersangka lainnya. 

Akhirnya Polisi berhasil mengamankan sembilan kilogram sabu dari tersangka yang dibungkus menggunakan 15 bungkus bekas teh hijau. 

Bukan hanya itu saja, polisi juga menyita barang bukti lain milik jaringan tersebut. Salah satunya sabu yang disimpan dalam bungkus kemasan abon tuna. Lima mobil juga disita dari jaringan yang dibongkar ini. Diduga mobil-mobil itu hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil dari bisnis narkoba tersebut. 

Awal penangkapan bermula dari dari penangkapan salah satu kurir sabu dari oknum polisi yang disersi di wilayah Madura beserta kekasihnya. Dari tersangka, polisi mengembangkan lagi ke jaringan atas dan menemukan adanya sabu yang hendak dikirim menggunakan mobil Ertiga nomor polisi B 2768 TRF. Tiga orang berhasil diamankan, sementara satu orang tersangka sempat ditembak kedua kakinya. 

Hasil penyidikan terhadap tersangka, barang haram Sabu dengan berat dua kilogram yang akan diserahkan ke tersangka Dika Putranto. Polisi mencari keberadaan Dika dan berhasil mengidentifikasinya tinggal di sebuah kamar apartemen di Jalan Rungkut Madya, Surabaya.

Dengan cepat Polisi menggerebek dan menggeledah apartemen dan menemukan 1,5 kilogram sabu. 

“Tersangka ini memiliki Unit studio di apartemen tersebut. Kami sita unit apartemen dan mobil merek Ford milik tersangka, karena diduga hasil penjualan narkoba,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Eddison Isir. 

Selanjutnya, Polisi tidak berhenti sampai disitu. Tersangka lantas dikeler ke Pasuruan. Saat itu juga, ditemukan 7,5 kilogram Sabu di rumah tersangka. Diduga rumah itu sebagai gudang penyimpanan.

Namun ketika diminta menunjukkan barang buktinya, tersangka membuka tas ransel dan mengambil sepucuk senjata air soft gun. Sehingga membuat polisi melakukan tindakan tegas, terukur dan keras karena tersangka mencoba melawan petugas. “Kami sita sabu dan air soft gun milik tersangka yang ada di ranselnya. Juga ada senjata tajam didalamnya,” ungkapnya. 

Kapolres Isir mengaku, ini salah satu upaya polisi untuk terus mengejar jaringan sabu di wilayah Surabaya. 

Sisi lain Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Memo Ardian sempat menuju ke rumah tersangka di Malang, namun tidak menemukan apapun. Ia menegaskan prestasi ini bukan kerja sendiri, namun kerja semua pihak yang sudah ikut membantu penangkapan.

Ia mengaku, akan terus mengejar jaringan lainnya. “Ini jaringan LAPAS di Jatim. Kami akan terus profiling dan terus kembangkan jaringannya,” terangnya. 

Kapolrestabes Surabaya sempat melihat satu persatu mobil yang disita. Salah satunya adalah mobil milik tersangka Dika yang menggunakan plat N. Mobil tersebut dilengkapi lampu Strobo. “Ini kalau dinyalakan polisi tidak tahu jika tersangka menyimpan narkoba di dalamnya” ujar Memo Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya.**qosim/man.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here