Bhakti Saka Kencana Bersama BKKBN Sosialisasi Gencarkan Program GenRe di Hari Pramuka

0
87

Panjinasional.net. Bojonegoro – Giat Bhakti Saka Kencana yang diadakan oleh Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, hari ini digelar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kamis (3/9/2020).

Kegiatan Bhakti Saka Kencana diadakan dalam rangka peringatan Hari Pramuka dan melakukan sosialisasi Program GenRe kepada remaja Millenial.

Hadir dalam acara, Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd., Andalan Kwartir Nasional Bela Negara, Budi Utomo, Kwarda Jawa Timur, Endang Soelistyowati, S.St., S.Pd., M.Kes., Kepala Bakorwil Pemerintah dan Pembangunan Bojonegoro, Dr. Ir. Dyah Wahyu Ermawati, M.A., Kepala DP3AKB Kab Bojonegoro, dr. Hj. Anik Yuliarsih, M.Si., Camat Kecamatan Kapas, Agus Setyo Hardiyanto, S.STP., M.M., Kepala Desa Tanjungharjo, dan Kabid KS-PK BKKBN Jatim, Dra. Suhartuti, M.M., serta Kasubdit BKR BKKBN Jatim,, Yuyun Evriana, S.E.

Bhakti Saka Kencana di Bojonegoro dimulai pukul 07.00 Wib, di isi dengan kegiatan pembagian masker dan leaflet sebanyak 250 buah kepada masyarakat yang melintasi sepanjang jalan pasar desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Program GenRe kepada remaja yang belum memahami program GenRe, bertempat di balai desa Tanjungharjo, dan dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih desa Tanjungharjo.

Selain pembagian masker dan sosialisasi Program GenRe, serta bersih-bersih desa Tanjungharjo, acara Bhakti Saka Kencana juga di isi dengan kegiatan pembagian sembako sebanyak 250 paket sembako kepada warga di 5 desa, yakni desa Tanjungharjo, Padangmentoyo, Tapelan, Wedi, dan desa Bendo, serta penyerahan bantuan gentong cuci tangan dan termogun ke Mushola.

Teguh panggilan akrab Kaper BKKBN Jatim, dalam pembukaan acara menjelaskan peran pemuda sangat penting dalam menyongsong bonus demografi.

“Banyak tantangan kependudukan yang perlu memperhatikan keberadaan pemuda. Jumlah remaja sangat banyak dan dapat menjadi potensi pembangunan. Kesehatan reproduksi di kalangan remaja masih memperihatinkan, diantaranya seks pra nikah, pernikahan dini,” ungkap pak Teguh.

Pak Teguh juga menjelaskan bahwa membentuk keluarga perlu direncanakan dengan baik agar menjadi keluarga yang Bahagia dan sejahtera.

“Keterbukaan informasi dan globalisasi menjadi tantangan generasi muda untuk dapat menyesuaikan dan memanfaatkan dengan baik melalui peningkatan kompetensi dan mengupgrade pengetahuan maupun keterampilan. Pembangunan karakter generasi penerus dimulai dari keluarga, sehingga perlu dipersiapkan dengan baik. Melalui Bhakti Saka Kencana Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ingin meningkatkan peran Saka Kencana dalam berkiprah di masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19,” ungkap pak Teguh.

Kegiatan Bhakti Saka Kencana di Bojonegoro juga di isi acara Talk Show bertema Peran Gerakan Pramuka untuk membantu Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara.

Hadir sebagai nara sumber Talk Show, Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd., Endang Soelistyowati, S.St., S.Pd., M.Kes., Dr. Ir. Dyah Wahyu Ermawati, M.A., dr. Hj. Anik Yuliarsih, M.Si.

“Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan di usia ideal menikah. Untuk Perempuan 21 tahun, dan laki-laki 25 tahun. UU pernikahan sudah direvisi, usia minimal pernikahan laki-laki dan perempuan 19 tahun. Kenapa dianjurkan usia 21-25 tahun karena berbagai pertimbangan, diantaranya  kesiapan fisik, mental, sosial dan spiritual,” ungkap pak Teguh dalam Talk Show menjelaskan kepada para remaja.

“Secara fisik sebelum usia 21 tahun seorang perempuan memang sudah bisa hamil dan melahirkan, namun sebenarnya belum matang dan belum siap, sehingga ada kemungkinan permasalahan kesehatan reproduksi di kemudian hari. Secara sosial perlu disiapkan Pendidikan, ekonomi untuk membangun keluarga yang sejahtera. Secara psikis, perlu disiapkan secara matang,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama,  Kepala Bakorwil dan Pemerintahan menjelaskan Keluarga Berencana sangat penting untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera.

“Gerakan Pramuka melalui Saka Kencana merupakan wadah yang strategis bagi para pemuda untuk meningkatkan produktivitas dan berperan dalam pembangunan. Kesehatan reproduksi remaja harus dijaga dengan baik, masa depan yang baik harus direncanakan termasuk keluarga. Pemuda harus semangat dan merencanakan kehidupannya dengan baik,” ungkapnya.

“Peningkatan potensi pemuda melalui berbagai program salah satunya EJSC (East Java Super Coridor) yang merupakan program dari Pemprov Jatim dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan SDM, serta berbagai bidang lain dalam pembangunan. Hal ini merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan termasuk dalam mengembangkan program Kelurga Berenca, GenRe atau program kepemudaan lainnya,” tambahnya.

“MJC (Milenial Job Centre) merupakan program untuk menciptakan lapangan kerja bagi pemuda. Akan ada pelatihan dan pendampingan tenaga-tenaga muda untuk menggeluti lapangan-lapanga kerja baru sesuai era milenial,” pungkasnya.

Sementara, Endang Soelistyowati mengatakan remaja harus semangat dan pantang putus asa dan berperan dalam pembangunan Keluarga.

“Remaja harus semangat, ceria, pantang putus asa. Melalui saka kencana pemuda dapat berperan dalam pembangunan terutama di bidang Keluarga Berencana dan Pembangunan keluarga. Di saka kencana ada beberapa krida yaitu Krida Keluarga Berencana, Krida Kependudukan, Krida GenRe, dan Krida KIE. Dan itu salah satu ujung tombak Program Bangga kencana,” ungkapnya.

“Banyak hal yang dapat dipelajari pada krida-krida tersebut, misalnya pelajaran tentang Kespro, seksualitas, pendewasaan usia perkawinan, pencegahan Napza dan lain-lain,” pungkasnya.

Hj. Anik Yuliarsih, menerangkan permasalahan di Bojonegoro tarkait kepemudaan salah satunya masih rendahnya UKP (Usia Kawin Pertama).

“Banyak perempuan yang menikah di bawah usia 20 tahun. Program untuk mengantisipasi masalah ini adalah Program GenRe yang secara garis besar berisi No Seks Pra Nikah, No Napza dan No pernikahan dini. Hal ini untuk mewujudkan keluarga yang Bahagia dan sejahtera,” Pungkasnya.@red.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here