Pengadilan PTUN Surabaya Batalkan Pengangkatan Kades Matanair

0
104
Kuasa Hukum Penggugat Kurniadi, SH

Sumenep, www.panjinasional.net – Pengangkatan Kepala desa (Kades) Matanair Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, memasuki babak baru.

Pasalnya, Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya, dengan Nomor: 37/G/2020/PTUN SBY, yang di upload dan diunggah secara elektronik pada Selasa 01 September 2020 yang salah satu isinya menyebut mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.

Dihubungi via pesat WhatsAppnya Kuasa Hukum Penggugat Kurniadi, SH, menyampaikan bahwa tanggal  01 September 2020, adalah putusan yang sudah tepat dan benar secara hukum, mas. Karena, Pengangkatan Kades Matanair tersebut telah nyata-nyata dan terbukti dihasilkan dari proses pemilihan yang bertentangan dengan Asas Pilkades, yaitu harus jujur dan adil.

“Telah terbukti dan tidak bisa dibantah bahwa ada kelebihan surat suara sebanyak 27 lembar kertas suara tercoblos, yang kesemuanya tidak dapat dipertanggungjawabkan darimana asal surat suara tercoblos tersebut,” tegas Kurniadi, SH, Rabu (02/09) 

Selain itu, Sambung Kurniadi, sudah nyata dan terbukti ada perselisihan antara klien saya (Penggugat) dengan panitia pemilihan, akan tetapi perselisihan ini tidak diselesaikan oleh Bupati Sumenep, bahkan penghitungan surat suara masih dilanjutkan.

“Dan masih ada banyak lagi item pelanggaran yang dilakukan oleh panitia, yang menyebabkan klien saya dirugikan,” sambungnya

“Oleh karena itu, oleh karena pengangkatan Kades Terpilih sudah nyata mengandung cacat, maka sudah tepat dan beralasan hukum apabila Pengangkatan Kades Matanair a.n. Ghazali., SH., dibatalkan oleh pengadilan.”  pungaksanya.@qib/dar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here